KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Dalam waktu beberapa pekan, kasus covid-19 di Karanganyar kini meroket melampaui Sragen.
Hari ini, Senin (31/10/2020), jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah mencapai 874 kasus. Sedangkan Sragen pada hari ini total kasus covid-19 mencapai 853 kasus.
Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak mencapai 2.304 dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.
Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Senin (1/11/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 874.
Dari jumlah kasus itu, 199 orang masih dirawat, 620 sembuh dan 55 meninggal dunia. Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 2.304 pasien.
Dari jumlah itu, 2.197 orang dinyatakan selesai pantauan, 46 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.
Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat tambah lagi mencapai 155 orang.
Rinciannya 55 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 42 warga meninggal dalam status probabel.
Dalam tiga hari terakhir dilaporkan ada enam warga meninggal yakni dengan empat berstatus positif covid-19 dan dua orang berstatus probabel.
Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.
Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.
“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















