JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkot Yogyakarta Minta 7 Rumah Sakit Rujukan Menambah Ranjang Pasien

pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan kasus baru Covid-19 dalam momen tahun baru, Pemkot Yogyakarta berupaya keras menambah jumlah ketersediaan ranjang perawatan pasien Covid-19.

Tak kurang dari tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Yogyakarta dilibatkan agar seluruhnya bisa menambah ketersediaan tempat tidur kritikal dan non kritikal itu.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih. Dia menyebut, hasil pemeriksaan laboratorium terdapat tambahan 296 kasus positif.

“Sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 11.898 kasus,” ujar Berty, Rabu (30/12/2020).

Baca Juga :  Buat Guyonan Musibah Sriwijaya Air di Medsos, Warga Ketapang Ini Ditangkap Polisi

Untuk wilayah Kota Yogyakarta sebagai ibukota provinsi DIY, hampir bisa dipasatikan akan menjadi pusat aktivitas massa di malam pergantian tahun baru besok.

Padahal di tengah naiknya kasus secara signifikan itu, Kota Yogya juga tengah memperjuangkan tersedianya ranjang pasien di rumah sakit-rumah sakit untuk perawatan dan penanganan Covid-19.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menuturkan, saat ini, dari 128 tempat tidur yang terdiri dari tempat tidur kritikal dan non kritikal, jumlah yang tersedia memang sudah menipis.

“Penggunaan untuk tempat tidur kritikal (ICU) sudah 80 persen dan yang untuk isolasi sudah 73 persen,” kata Heroe.

Baca Juga :  Tragis, Pasien Covid-19 Asal Depok Meninggal di Taksi Daring Setelah Berkeliling dan  Ditolak di 10 Rumah Sakit

Heroe mengatakan, akan ada tambahan 98 kamar yang memiliki bed kritikal dan non kritikal. Saat ini sebanyak 28 kamar sudah mulai difungsikan sedangkan 70 kamar disiapkan.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X telah mengimbau agar di malam pergantian tahun warga Yogya tetap di rumah saja. Dia sebelumnya juga memperingatkan warganya terkait angka kasus penularan yang kian tinggi.

“Sepertinya, ketika melihat angka dan riwayat tracing, penularan kini sudah mengarah antar tetangga atau kerabat dekat,” ujar Sultan saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 DIY, Kamis (10/12/2020).

www.tempo.co