JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Catat ya Lur, Waduk Gajah Mungkur dan Obyek Wisata di Wonogiri Ditutup Selama Libur Natal dan Tahun Baru Loh

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Wgm
Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Libur Natal dan Tahun Baru sebentar lagi tiba. Namun bagi mereka yang ingin menghabiskan waktu liburan di Wonogiri siap-siaplah gigit jari.

Pasalnya Pemkab Wonogiri bakal menutup obyek wisata selama libur Natal dan Tahun Baru. Termasuk obyek wisata andalan Waduk Gajah Mungkur (WGM). Selain itu ada Pantai Sembukan Kecamatan Paranggupito, Bumi Kahyangan Dlepih Tirtomoyo, Air Terjun Setren Girimanik Slogohimo, Gua Putri Kencono Pracimantoro, dan Museum Karst Pracimantoro.

Penutupan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19).

“Ya, nanti obyek wisata termasuk Waduk Gajah Mungkur akan kita tutup saat Libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada wartawan di komplek Setda Wonogiri , Kamis (10/12/2020).

Sebelum dilakukan penutupan, tutur Bupati Wonogiri, akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Selanjutnya akan dilakukan langkah-langkah terstruktur, yakni sosialisasi terhadap seluruh pengelola obyek wisata di Wonogiri terkait rencana penutupan obyek wisata.

Baca Juga :  Kapan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri Terpilih Digelar? KPU Wonogiri Sudah Mengadakan Rakor Membahas Soal itu Begini Hasilnya

“Sebelum tengah bulan ini, kami akan keluarkan surat edaran tentang penutupan obyek wisata,” kata dia.

Dikatakan, kebijakan penutupan kembali obyek wisata di Wonogiri merupakan upaya antisipasi dalam pencegahan penyebaran virus Corona. Ketika ada kelonggaran yang menimbulkan kerumanan massa akan muncul potensi penularan COVID-19.

“Jadi, seluruh obyek wisata yang menjadi kewenangan Pemkab Wonogiri nanti akan kita tutup,” tandas dia.

Ketika libur Natal dan Tahun Baru usai, pihaknya akan melakukan evaluasi. Jika memungkinkan dibuka, bakal dibuka. Sebaliknya jika masih dikhawatirkan terjadi penularan, bisa saja masih dilanjutkan penutupan.

Sebelumnya, Pemkab Wonogiri menutup tempat-tempat wisata di Wonogiri selama kurang lebih sembilan bulan. Alasannya, karena saat itu pandemi Corona tengah memuncak.

Kemudian dengan berbagai pertimbangan dan koordinasi dengan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, akhirnya Pemkab mengeluarkan surat edaran tentang pembukaan tempat wisata dengan syarat pengelola obyek wisata bisa menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain itu, di surat edaran itu pula, disebut agar pengelola obyek wisata terlebih dahulu diwajibkan melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan sebagai acuan untuk memperoleh rekomendasi.

Baca Juga :  Waterspout, ini yang Disebut Sebagai Angin Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Begini Awal Terbentuknya Ternyata Terhubung dengan Sejumlah Awan Termasuk Comulonimbus

“Saat saya ngambil cuti kampanye itu kan zonanya masih kuning. Maka diambillah kebijakan penerapan zona wilayah. Contohnya, alun-alun kami buka. Selain itu, tempat-tempat wisata lainnya diperbolehkan buka kembali. Namun ada sejumlah syarat yang wajib dipenuhi. Seiring waktu berjalan, seperti saat ini terjadinya peningkatan kasus Corona di Wonogiri, saya tidak mau kecolongan lagi,” beber dia.

Sementara itu dari website resmi Pemkab Wonogiri secara kumulatif ada 845 warga yang terpapar Corona. Perinciannya 39 orang menjalani rawat inap di rumah sakit dan 31 orang lainnya menjalani isolasi mandiri. Sementara 734 pasien sudah dinyatakan sembuh, dan 41 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia. Aria