JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Kebakaran Ruko di Tangerang, Ibu dan Anak Balita Usia 4 Tahun Tewas Terpanggang. Ayah Selamat Tapi Sekujur Tubuh Luka Bakar hingga 70 Persen

Ilustrasi kebakaran. Foto: pixabay.com

TANGERANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Insiden kebakaran melanda tiga bangunan ruko di Tangerang, pada Selasa (29/12/2020) dini hari tadi. Seorang ibu dan anaknya yang masih berusia balita menjadi korban tewas usai gagal menyelamatkan diri dan terjebak di dalam ruko yang terbakar.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Kampung Lebak Baru, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin, saat kejadian, diduga penghuni rumah tengah tertidur lelap sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Korban Gempa Majene Capai 34 Jiwa, BMKG Sebut Masih Ada Potensi Gempa Susulan. Warga Diimbau Tenang dan Jauhi Pantai serta Bangunan Tinggi

“Korban tewas adalah seorang ibu berusia 30 tahun dan anaknya yang masih berusia empat tahun. Api padam sekitar pukul 04.00 WIB,” kata kosrudin saat dikonfirmasi Tribunnews.

Terkait asal api penyebab kebakaran, diduga kuat berasal dari hubungan listrik arus pendek atau korsleting listrik.

“Diduga penyebabnya karena korsleting listrik. Kami dapat laporan langsung terjun dua kendaraan Damkar dengan 10 personel,” kata Kosrudin.

Setelah petugas berhasil memadamkan api, jasad kedua korban tewas ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok, Senin 18 Januari 2021: Mendung dan Hujan Masih Merata, Sragen Hujan Lebat di Siang Hari

Selain dua korban tewas, ruko yang terbakar juga ditinggali suami dan ayah korban, Suparno (32), yang berhasil selamat setelah menembus kobaran api. Korban mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya.

Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Ada yang melihat korban lari menyelamatkan diri, itu pun menerobos kobaran api. Saat keluar ruko, langsung diselamatkan warga. Luka bakarnya sekujur tubuh, 50 sampai 70 persen,” tutur Kosrudin.

www.tribunnews.com