JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Polisi Akui Perampok Berpistol Yang Gasak Rp 70 Juta dari Alfamart Kebakramat Bukan Komplotan Ecek-Ecek. Diduga Sudah Lebih dari Sekali, Ini Buktinya!

diberondong tembakan
Ilustrasi penembakan. Dok

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Tiga hari pasca perampokan Alfamart Kebakramat, Karanganyar, Jateng, polisi sudah melakukan identifikasi pelaku.

Dari modusnya diduga pelaku sudah berpengalaman lebih dari dua kali merampok minimarket.

Hal itu diketahui dari hasil penyelidikan di mana pelaku sudah mengambil DVR CCTV atau semacam server data rekaman CCTV guna menghilangkan jejak.

Untuk itu polisi terus melakukan penyelidikan apakah pelaku ini terkait jaringan atau sindikat spesial perampok minimarket di Soloraya.

Polisi berhati-hati dalam melakukan penyelidikan agar hasilnya cermat mengingat perampok ini disinyalir berpengalaman.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satrio Wicaksono mengatakan tidak sembarang orang paham apa itu fungsi dan peranan DVR CCTV yang sangat vital karena sebagai server penyimpan rekaman.

Baca Juga :  Kutuk Serangan Israel, Bupati Karanganyar Perintahkan Galang Dana Kemanusiaan untuk Palestina. Sebut Serangan Sudah Kelewat Batas Kemanusiaan!

Dengan asumsi perampok mengambil DVR CCTV tersebut bakal lolos karena tidak ada bukti rekaman.

Dari modusnya mengambil DRV CCTV terlihat jelas bahwa perampok ini sudah berpengalaman merampok minimarket.

“Ya sangat pengalaman mungkin minimal sudah lebih dari dua kali merampok minimarket,” tandasnya, Senin (21/12/2020).

IMG 20201221 WA0030 1
AKP Tegar Satriyo. Foto/Beni

Bahkan diduga perampok ini termasuk kategori melek Teknologi Infomasi atau melek IT. Sebab jika perampok amatiran tidak paham dimana letaknya DRV CCTV serta apa fungsinya.

Sedangkan perampok ini sengaja mengambil DVR CCTV.

Baca Juga :  Ingatkan Warga Taat Prokes, Polres Karanganyar Kerahkan Senjata Pakai Polwan-Polwan Cantik. Agus Mengaku Senang Jadi Lebih Aman

“Dan pelaku ini selain paham juga memahami letak DRV CCTV sehingga termasuk pengalaman,” ujarnya.

Untuk itu, Kasatreskrim menjelaskan guna menjaga kerahasiaan proses penyelidikan, polisi belum membuka seluruh perkembangan penyelidikan.

Termasuk ciri-ciri pelaku, sidik jari dan alat bukti lainnya. Sebab dikhawatirkan jika diekspos terlalu detail pelaku akan melarikan diri.

“Tunggu saja mohon doanya polisi segera bisa mengungkap siapa pelakunya,” lanjutnya.

Perlu diketahui Alfamart Kebakramat Dirampok Dua Orang Gunakan Pistol pada Kamis lalu (17/12/2028). Akibatnya uang sebanyak Rp 70 Juta dibawa kabur pelaku. Kini polisi terus melakukan penyelidikan kasus tersebut.Beni Indra