JOGLOSEMARNEWS.COM โ Di antara enam nama calon menteri baru yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, pada Selasa (22/12/2020), salah satu yang paling menarik perhatian adalah sosok Sandiaga Salahudin Uno.
Pria yang sempat menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2019 itu kini dipercaya Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia akan menggantikan Wishnutama yang sebelumnya dipilih pada awal pembentukan Kabinet Indonesia Maju.
Jika melihat rekam jejak pria yang akrab disapa dengan Sandiaga Uno itu, namanya mulai dikenal di dunia perpolitikan Tanah Air setelah maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendampingi Anies Baswedan sebagai calon wakil gubernur.
Sebelumnya terjun ke dunia politik, Sandiaga Uno telah lebih dulu dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Pria kelahiran Rumbai, Pekanbaru, tanggal 28 Juni 1969 itu merupakan salah satu pendiri dari perusahaan PT Saratoga Advisor.
Kesuksesan Sandiaga Uno di dunia bisnis terbukti dengan menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia menurut majalah Forbes. Ia menempati peringkat ke-29 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2009.
Menurut data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjelang Pilpres 2019, kekayaan Sandiaga Uno mencapai total Rp5 triliun.
Dalam bidang organisasi, Sandiaga Uno juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk periode 2005-2008.
Kariernya di dunia politik juga terbilang lancar. Sejak pertama kali memulai terjun di politik, Sandiaga Uno langsung berhasil memenangi Pilkada DKI Jakarta dan menjadi wakil gubernur pada tahun 2017. Namun baru dua tahun menjabat, dia โdipinangโ untuk menjadi pendamping Prabowo dan maju dalam Pilpres 2019, sehingga memutuskan melepas jabatannya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.
Selanjutnya, Sandiaga Uno akan mengemban tanggung jawab baru sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Bebannya cukup berat karena bidang pariwisata Indonesia saat ini yang cukup terpukul akibat pandemi Covid-19.