JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Yogyakarta Larang Even di Tahun Baru yang Berpotensi Memicu Kerumunan, Bagaimana dengan Pesta Kembang Api?

Ilustrasi pesta kembang api. pixabay/nickgesell

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerindah Daerah Daerah Istimewa Yogykarta secara tegas melarang kegiatan di akhir tahun 2020 yang bisa menimbulkan kerumunan.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam telah menerbitkan surat edaran tentang peningkatan pengawasan protokol kesehatan menyambut libur akhir tahun.

Sri Paduka Paku Alam yang juga Wakil Gubernur DIY dalam surat yang diteken pada 10 Desember 2020 dan ditujukan pada pemerintah kabupaten/kota itu, salah satu poinnya adalah menginstruksikan setiap gugus tugas daerah melarang kegiatan yang berpotensi memicu kerumunan.

Baca Juga :  Kebangetan! Seorang Majikan Gelapkan Motor Asisten Rumah Tangganya Sendiri.  Dalihnya Pinjam 2 Hari, Tapi Bablas

Lantas bagaimana dengan tradisi pesta kembang api yang biasa dilakukan wisatawan di sejumlah destinasi wisata Yogya, khususnya di kawasan Malioboro?

“Kalau pesta kembang apinya menimbulkan kerumunan ya tidak boleh,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY Noviar Rahmad kepada Tempo, Sabtu, 12 Desember 2020.

Baca Juga :  Ini 5 Ruas Jalan Rawan Kecelakaan di DIY yang Perlu Diwaspadai

Satpol PP DIY dibantu personil kepolisian dan TNI akan siap membubarkan kegiatan pesta kembang api itu jika membuat massa terkonsentrasi dalam jumlah besar. Prinsipnya tidak diijinkan adanya kerumunan,” kata Noviar.

Tak hanya di kawasan destinasi. Pesta kembang api yang dilakukan dalam kampung-kampung juga akan ditindak satuan gugus tugas kecamatan yang akan berpatroli memantau kerumunan massa.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com