Beranda Nasional Jogja 3 Kabupaten di DIY Berstatus Zona Merah

3 Kabupaten di DIY Berstatus Zona Merah

ilustrasi covid-19 / pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga kabupaten di Provinsi DIY  sampai sekarang masih berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

Ketiga wilayah tersebut adalah Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo dan Kotamadya Yogyakarta.

Hal itu terlihat dari update peta zonasi yang dilakukan oleh Pemprov DIY terbaru per 24 Januari 2021.

Peta Zona Risiko Covid-19 tersebut meliputi empat kabupaten dan satu kota yang ada di wilayah DIY.

Zonasi risiko tersebut didasarkan pada perhitungan Gugus Tugas Covid-19 per Kabupaten/Kota.

Rincian lengkap dari peta zonasi tersebut  adalah sebagai berikut:⁣

 

– Zona merah atau Risiko Tinggi :

Kabupaten Sleman

Kabupaten Kulonprogo

Kota Yogyakarta

 

– Zona oranye atau Risiko Sedang:

Kabupaten Gunungkidul

Baca Juga :  Ingin Keluar Geng, Dua Pelajar Malah Terluka Parah dalam Duel Berdarah

Kabupaten Bantul

 

Update Covid-19 di DIY

 

Kasus COVID-19 di DI Yogyakarta bertambah 414 kasus pada Jumat (29/1/2021). Dengan penambahan itu maka total kasus positif covid-19 saat ini menjadi 21.254 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 di DIY, Berty Murtiningsih mengungkapkan, penambahan hari ini merupakan hasil pemeriksaan 1.197 sampel dari 1.184 orang.

Kemudian distribusi kasus terkonfirmasi menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 91 kasus, Bantul 183 kasus, Kulon Progo 39 kasus, Gunungkidul 14 kasus, dan Sleman 87 kasus.

Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19

Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19 (Shutterstock/Kobkit Chamchod via kompas.com)

Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi adalah periksa mandiri 123 kasus, tracing kontak kasus positif 234 kasus, skrining karyawan kesehatan 6 kasus, serta perjalanan luar daerah satu kasus.

Baca Juga :  Niat Temani Kakek, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

“Untuk yang belum ada info terdapat 50  kasus,” papar Berty.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.