JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Penjaga SD Gawan Tanon Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Bidan Yang Merawat Juga Ikut Tertular Positif

Ilustrasi pemakaman protokol covid-19 di Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Korban virus Corona atau covid-19 di Sragen terus berjatuhan. Seorang penjaga SDN Gawan I, Kecamatan Tanon, berinisial WS dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar covid-19.

Penjaga SD berusia 62 tahun asal Desa Gawan, Kecamatan Tanon itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soeratno Gemolong Sragen.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , WS mengembuskan nafas terakhirnya dua hari lalu. Sebelumnya almarhum mengeluh sakit tifus dan dibawa ke RSUD Gemolong.

“Sebenarnya nggak ada riwayat bepergian.  Riwayat awalnya sakit tifus, kemudian dibawa ke RSUD Gemolong dan dirawat dua hari lalu meninggal dunia. Hasil swab keluar dan dinyatakan positif terpapar covid-19,” papar Koordinator Satgas Covid-19 Desa Gawan, Warli Saputro kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (17/1/2021).

Baca Juga :  Viral, Aksi Polisi Sragen Tolak Uang Suap Rp 50.000 dari Sopir Truk Malang yang Kepergok Langgar Batas Muatan. Sang Sopir pun Tak Berkutik dan Langsung Dihukum Tilang!

Karena positif, almarhum dimakamkan secara protokol covid-19. Yakni dari rumah sakit tidak disemayamkan dan langsung dibawa ke pemakaman.

Proses pemakaman dilakukan langsung oleh petugas khusus dengan pakaian APD lengkap. Warli menguraikan dari kasus WS, kemudian dilakukan tracing terhadap keluarganya.

Hasilnya, tidak ada satupun keluarga yang tertular positif. Namun bidan yang sempat merawat almarhum semasa sakit, dilaporkan ikut terpapar.

“Keluarganya negatif semua, tapi Bu Bidan yang merawat tertular dan ikut positif. Kebetulan Bu Bidan itu keponakan almarhum. Sudah kami antar isolasi di Technopark tadi,” terang Warli.

Baca Juga :  6 Orang Positif Covid-19, Seluruh Anggota DPRD Solo Dijadwalkan Swab Massal

Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto membenarkan adanya satu warga Gawan, Tanon yang meninggal positif covid-19.

Menurutnya, hingga kini jumlah pasien positif covid-19 yang meninggal di Sragen sudah mencapai 146 orang, meninggal suspek mencapai 83 dan 3 probabel.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk makin waspada dan meningkatkan protokol kesehatan. Yakni jaga jarak, pakai masker, selalu cuci tangan. Karena penambahan kasus positif masih tinggi dan yang meninggal juga terus bertambah,” tandasnya. Wardoyo