JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Salut, Tergerak Lihat Dampak Covid-19, Kobaret PSHT Soloraya Galang Iuran Demi Bantu Panti Asuhan di Karanganyar dan Solo. Rony Maryanto: Semoga Bermanfaat!

Bakti sosial Kobaret PSHT Soloraya di Panti Asuhan Karanganyar, Sabtu (2/1/2021). Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Melalui iuran swadaya, Komando Barisan Terate atau disingkat Kobaret Soloraya menggelar bakti sosial.

Mereka memberikan bantuan berupa alat kebersihan dan alat mandi, sembako serta uang tunai pada dua panti asuhan di Karanganyar dan Solo.

Tujuan pemberian bantuan tersebut untuk meringankan beban para penghuni panti asuhan ditengah pandemi covid terutama di saat momentum perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kordinator kegiatan Kobaret, Rony Maryanto (40) mengatakan selama pandemi covid hampir setahun ini Kobaret selalu aktif peduli memberikan bantuan kepada panti asuhan baik panti asuhan Islam dan Kristen.

Termasuk, memberikan bantuan serupa pada panti asuhan Islam disaat perayaan hari raya Idul Fitri.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Jatah Karanganyar Sudah Tiba. Besok Mulai Didistribusikan ke Puskesmas- Puskesmas, Jumlahnya 6.960 Dosis

“Pandemi covid ini kan benar-benar bikin susah ekonomi. Maka kami Kobaret yang merupakan wadah komunikasi anggota PSHT se-Soloraya selalu menyempatkan berpartisipasi,” tandasnya, Sabtu (2/01/2021).

Menurut Rony karena momentum yang masih hangat adalah Natal dan Tahun Baru maka bantuan diberikan pada panti asuhan Kristen. Yakni Panti Asuhan Hosana di Ngtingo, Jaten, Karanganyar dan Panti Asuhan Misi Nusantara di Jebres, Solo.

Adapun paket bantuan itu berupa alat kebersihan, alat mandi, sembako yang menjadi kebutuhan sehari-hari penghuni panti asuhan.

Selain itu juga diberikan uang tunai dengan jumlah total nilai bantuan mencapai Rp 5 juta.

Rony meminta tidak dinilai besar kecilnya jumlah bantuan tetapi kepedulian dan keikhlasannya. Apalagi biaya itu murni dari iuran spontanitas anggota Kobaret tanpa meminta bantuan pihak lain.

Baca Juga :  PPKM, Kasus Positif Covid-19 di Solo Masih Naik Signifikan, Kini Capai 7.416

“Titik fokusnya adalah bagaimana semua orang bisa tergerak untuk peduli membantu yang lemah. Apalagi dampak covid ini luar biasa sangat memukul perekonomian masyarakat. Semoga bisa bermanfaat membantu meringankan beban mereka,” ungkapnya.

Ditambahkan, kegiatan tersebut tercapai berkat kepedulian serta kekompakan anggota Kobaret di Soloraya.

Artinya para pendekar ini bukan hanya sibuk mengurus persilatan tetapi juga kepedulian pada yang lemah. Kegiatan tersebut diikuti senior Kobaret Soloraya diantaranya Harry, Sriyanto, Danis, Dian dan Londho. Beni Indra