JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terima SK PNS, 244 CPNS Karanganyar Diancam Langsung Dicoret Jika Ikut Gabung FPI dan Radikalisme!

Para CPNS Karanganyar usai menerima SK PNS, Selasa (12/1//2021). Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Pemkab Karanganyar serius membentengi para pegawainya yang baru saja menerima SK CPNS.

Pemkab langsung mengingatkan sanksi dicoret jika mereka terbukti memiliki pola pikir radikal. Termasuk jika diketahui masih bergabung dengan Front Pembela Islam (FPI) yang baru saja dibubarkan oleh pemerintah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, Suprapto mengatakan karena FPI sudah dilarang oleh pemerintah maka harapan kami kepada 244 CPNS yang baru saja menerima SK pada Selasa (12/01/2021) untuk tidak berdekatan dengan organisasi tersebut.

Selain itu juga jauhkan dari berpikir radikal karena merupakan larangan negara.

Baca Juga :  Derita Pengelola Hotel di Tawangmangu Terpukul PPKM. Enam Hari Tamu Sepi, Bookingan Berguguran Minta Jadwal Diganti

“Sebisa mungkin saya harap jangan nekad terhadap larangan itu karena selama proses CPNS setahun akan dipantau ketat oleh pimpinan. Dan jika sampai ketahuan nekat sanksinya berat bisa didropp SK-nya tidak dinaikkan statusnya menjadi PNS,” ujarnya disela penyerahan SK CPNS, Selasa (12/01/2021).

Apalagi lanjut Suprapto, Bupati Juliyatmono sudah menghimbau agar para CPNS berpikir positif , disiplin serta menjauhkan diri dari berpikir radikalisme.

“Itu artinya warning tegas agar CPNS taat karena saat ini sedang proses pemantauan,” ujarnya.

Dijelaskan Suprapto, masih banyak proses penilaian bagi para CPNS itu untuk naik status menjadi PNS. Yakni akan ada Latihan Dasar atau Latsar selama sebulan penuh guna membentuk kharakter serta mentalitas CPNS.

Baca Juga :  Perhatian, Kades yang Masih Nunggak PBB Tanah Kas Desa, Diminta Segera Melunasi. Target PBB Tahun Ini Tidak Dinaikkan

Pada Latsar itu semuanya akan dipantau terutama psikologi guna menyiapkan CPNS terampil pada saat bekerja. Juga didorong proses adaptif terhadap pekerjaannya mengingat PNS dituntut harus bisa all round bekerja disemua lini seiring adanya mutasi bidang.

“Lha pada saat Latsar itulah semua akan terlihat kharakternya apakah radikal atau tidak dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Diketahui sebanyak 244 CPNS itu terhitung per Selasa (12/01/2021) sudah resmi masuk bekerja di masing-masing posnya. Ada yang sebagai guru dan bidang kesehatan serta bidang lainnya. Beni Indra