JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Serobot  Paksa ATM di Jaten, Jambret di Siang Bolong Ini Sempat  Dihajar Massa


KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi jambret siang bolong terjadi di Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Jateng, Rabu (31/3/2021)  ini membikin heboh, lantaran pelaku yang tertangkap sempat dihajar massa yang marah.

Kali ini,  korbannya adalah seorang pemilik toko di desa tersebut, inisial IS (45) yang nyaris rugi  ratusan juta rupiah setelah ATM miliknya direbut paksa oleh seorang jambret inisial AKB (22), warga Kecamatan Kebakramat, Karanganyar.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS menyebutkan, kejadian itu terjadi Rabu  (31/3/2021) sekitar pukul 12.30 WIB saat korban usai melayani transaksi transfer melalui mesin EDC (alat transfer yang biasa dipakai oleh toko) salah satu konsumen toko.

Pada saat bersamaan, pelaku pura-pura ikut antrean tersebut seolah-olah menjadi pembeli.

Baca Juga :  Awali Bulan Ramadhan, Kodim Karanganyar Bersama Yukata Bagikan 500 Sembako dan 17 Kasur. Veteran Tertua Usia 98 Tahun Anggap Dandim Prigel dan Peduli Terhadap Senior

Korban pun terus melayani antrean pembeli termasuk konsumen yang ingin mencairkan uang lewat mesin EDC tersebut tanpa menaruh curiga. Pelaku sengaja antre di bagian paling belakang.

Saat tiba giliran pelaku, korban yang masih memegang kartu ATM miliknya bersiap melayaninya. Namun betapa kagetnya, karena  ternyata pelaku langsung merebut paksa ATM milik korban.

Spontan korban berusaha mempertahankan ATM miliknya tersebut.

Akhirnya,  pelaku mendorong kepala korban sehingga membentur tembok. Bahkan kacamata milik korban terjatuh. Setelah berhasil merebut kartu ATM, pelaku melarikan diri dan sempat menabrak orang yang ada di toko hendak fotocopi di toko tersebut.

Orang tersebut menjerit dan warga sekitar mendengar langsung masuk ke dalam toko. Warga berdatangan memukuli pelaku dan hendak dihajar betamai-ramai.

Baca Juga :  Kasus Kakek Bunuh Cucu dengan Cangkul di Karanganyar, Kapolres Minta Penyelidikan Mendalam untuk Ungkap Motifnya

Namun uniknya, korban dengan suami korban bisa melindungi pelaku dengan cara mendekapnya agar massa tidak bisa memukuli lagi. Akhirnya warga menelepon polisi dan pelaku berhasil diamankan.

Kapolsek Jaten, AKP Yuni Mardianto mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dari amukan massa dan saat ini masih terus dilakukan penyelidikan,” tandasnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (1/4/2021).

Menurut Kapolsek Jaten, polisi mengamankan sejumlah barang bukti termasuk  kartu ATM BRI tersebut meski akhirnya rusak setelah terjadi rebutan.

Saat ini terus dikembangkan apakah pelaku dalam melakukan kejahatan itu sendirian atau bersama temannya.

“Sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangan,” ungkapnya. Beni Indra

.