JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Fenomena Ikan Cupang Kian Menggila. Kontes di Karanganyar Diikuti 320 Peserta dari Jateng-Jatim


KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hampir satu semester ini fenomena ikan terus diminati jutaan penggemar. Bahkan, kontes ikan cupang yang digelar secara virtual di Kabupaten Karanganyar  diikuti sebanyak 320 peserta dari Provinsi Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Tak hanya itu saja, kontes yang digelar di Gedung Serbaguna Balaidesa Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar itu tercatat diikuti oleh ikan cupang dengan harga termahal, yang mencapai  Rp 15 juta per ekor. Selain itu juga diikuti banyak jenis ikan seharga jutaan rupiah.

Ketua Panitia Kontes Ikan Cupang Karanganyar, Faisal Asdiputra mengatakan, trend penggemar ikan cupang secara nasional terus mengalami peningkatan termasuk di Soloraya.

“Luar biasa memang tren penggemar ikan cupang kurun waktu satu semester ini. Bahkan hingga kami gelar kontes ditingkat kabupaten pun pesertanya membludak tembus sebanyak 320 peserta dari Jatim dan Jateng,” ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (4/4/2021).

Untuk itulah karena masih pandemi Covid-19, dan faktor membludaknya peserta, maka kontes ikan cupang dilakukan secara virtual live via aplikasi Instragram,  agar aman dari penyebaran Covid-19. Selain itu, kontes secara  virtual tersebut memudahkan peserta dan hemat biaya operasional.

Baca Juga :  Rombak Total Kepengurusan, DPD Nasdem Karanganyar Geber Target 1 Fraksi DPRD di Pileg 2024

Faisal menuturkan, secara virtual juga akan dilakukan live penilaian oleh juri yang akan menilai satu-persatu ikan yang dilombakan baik ikan yang dipajang di arena kontes secara manual dan ikan dari peserta secara virtual. Dengan begitu, peserta mengetahui langsung keunggulan serta kelemahannya.

Setelah dilakukan penilaian oleh juri, sore hari akan diumumkan skornya secara virtual.

“Setelah diumumkan maka bagi yang skornya tinggi akan mendapatkan Trhopy dan uang dari panitia sesuai klas tingkatannya,” ujarnya.

Kali ini dilombakan sebanyak 8 kelas kontes, masing-masing kelas mendapatkan juara 1-3 serta diberikan hadiah uang.

Sementara itu salah satu maniak peserta kontes ikan cupang, Welly (29) asal Kabupaten Sragen mengakui dirinya sengaja datang ke Karanganyar untuk mengikuti kontes tersebut karena diikuti oleh peserta dari Jatim dan pesertanya banyak.

Baca Juga :  Kasus Kakek Cangkul Cucu Hingga Tewas, Kesaksian Warga, Semalam Sebelum Kejadian Sudah Terjadi Keributan Keluarga

“Saya ikut kontes membawa satu ikan cupang senilai Rp 5 juta untuk dilombakan,” ujarnya disaat mengikuti kontes, Minggu (4/4/2021).

Menurut Welly,  ikan cupang memiliki daya tarik tersendiri bagi yang memahami terutama artistik warna dan gerakannya. Selain itu ikan cupang yang bodinya lebih kecil dibandingkan ikan hias lainnya menambah citra rasa kepuasan.

Bukan hanya itu saja, dengan bodi yang kecil memudahkan para kolektor karena space nya ringkas dan setiap kontes bisa dibawa hingga 10 ekor ikan cupang.

” Bagi yang memahami seni, saya yakin jika sudah bisa menikmati eksentriknya ikan cupang maka akan tergila-gila,” ujarnya.

Welly meyakini trend ikan cupang terus melambung sehingga mendorong harga ikan asli dari Vienam dan Thailand tersebut makin melambung.

Apalagi dikota-kota besar kontes ikan cupang selalu dibanjiri oleh peserta sehingga semakin menambah jumlah kolektor ikan hias yang akan beralih pada ikan cupang dari saat ini hoby pada ikan hias selain ikan cupang. Beni Indra