JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Malam-malam Muncul Menggoda Iman, 2 Cewek di Jalan Bolon Karanganyar Langsung Diciduk Satpol PP. Ternyata dari Luar Kota, Akhirnya Dihukum Seminggu Harus Begini!

Tim Satpol PP Karanganyar saat mendata 2 wanita muda diduga PSK yang nekat mangkal di jalan Bolon Colomadu, Sabtu (17/4/2021) malam. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim Satpol PP Karanganyar menciduk dua orang wanita berpakaian seksi yang nongkrong di jalan Bolon, Colomadu, Sabtu (17/4/2021) malam.

Dua wanita muda yang diduga berprofesi sebagai pekerja s3ks komersial (PSK) itu diamankan karena dianggap meresahkan dan berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan ramadhan.

Dua wanita itu diketahui berasal dari luar kota. Satu orang dari Semarang dan satunya dari Purworejo.

Keduanya diamankan dalam razia penyakit masyarakat dan protokol kesehatan yang digelar Satpol PP di wilayah kecamatan Colomadu Sabtu (17/4/2021) malam.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophie Eko Jati Wibowo mengatakan kedua wanita tersebut langsung dibawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan.

Baca Juga :  Tragedi Jasad Mahasiswa di Bawah Jembatan Jumantono Karanganyar, Banyak Kejanggalan. Polisi Masih Selidiki Motifnya

Keduanya diamankan dari aduan masyarakat sekitar yang resah dengan kemunculan PSK nekat mangkal di bulan puasa.

Kedua wanita itu diciduk saat nongkrong dan diduga menunggu pelanggan di sepanjang Desa Bolon, Kecamatan Colomadu.

“Keduanya langsung kami amankan ke Mako lalu membuat surat pernyataan. Kami juga minta keduanya wajib lapor selama satu minggu,” paparnya, Minggu (18/4/2021).

Selain mengamankan dua wanita itu, Satpol PP juga menindak warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Terutama warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker.

Baca Juga :  Kasatreskrim Polres  Karanganyar:  Hasil Pemeriksaan RSUD,  Mahasiswa Tewas di Bawah Jembatan Tugu Jumantono Murni Kecelakaan, Bukan Pembunuhan

“Tim hanya mengingatkan dan memberikan hukuman berupa menghafalkan naskah Pancasila,” jelasnya.

Yophie menegaskan, selama bulan puasa pihaknya mengintensifkan patroli di seluruh wilayah Karanganyar.

Terutama di daerah yang rawan. Seperti di seputaran alun-alun, waduk lalung serta wilayah lain. Patroli dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Karanganyar untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan serta menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga tidak mengganggu kekhusukan ummat islam saat menjalankan ibadah puasa,” tandasnya. Wardoyo