JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Memilukan, Kabar Terbaru Sulami Manusia Kayu asal Kedawung Sragen Dilarikan ke RSUD. Sempat Beberapa Hari Pingsan dan Muntah Darah!

Sulami Manusia Kayu asal Kedawung saat kali pertana dibawa ke RSUD Sragen beberapa waktu lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masih ingat dengan Sulami (37). Nama wanita yang mengalami kelainan sendi dan dijuluki “manusia kayu” asal Dukuh Selorejo RT 31/11, Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen itu kembali mencuat.

Kali ini, Sulami kembali menjadi perhatian setelah didera sakit. Kabar terbaru yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Sulami dilarikan ke RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen akibat mengalami gangguan kesehatan.

Sulami yang divonis mengalami kekakuan sendi itu dirawat di RSUD Sragen setelah mengalami sakit perut hingga muntah darah.

Kabar sedih itu diungkapkan adik Sulami, Susilowati (25). Kepada wartawan, Susi mengatakan kakaknya dilarikan ke RSUD sejak Jumat (9/4/2021) lalu.

Sebelumnya, kakaknya sudah satu minggu mengeluhkan gangguan pada perut dan tidak datang bulan.

Baca Juga :  Stok Vaksin Single Sinovac di Sragen Kosong, Stok Vaksin Bio Farma Masih 1.580 Vial. Total Sudah 64.464 Warga Sudah Divaksin, Vaksinasi Dilanjutkan Selasa Mendatang

“Itu sakit perut dikira karena tidak bulanan (datang bulan),” ujar Susi kemarin.

Susi menguraikan awalnya pada Rabu (7/4/2021) Sulami meminta dibangunkan karena ingin makan. Saat sudah dibangunkan, mendadak ia berasa pusing.

Setelah itu, Sulami mengalami muntah dan mengeluarkan darah. Kemudian kakaknya tak sadarkan diri.

Melihat kondisi itu, ia sempat panik dan kemudian meminta tolong tetangga untuk memberikan penanganan dengan memijat.

“Sempat dipijat oleh tetangga dan keadaan agak membaik. Namun saat hari berikutnya minta ganti baju dan berdiri. Tiba-tiba pingsan lagi,” urai Susi.

Karena sering kambuh dan mendadak pingsan selama tiga hari, keluarga akhirnya memutuskan membawa Sulami ke RSUD Sragen. Diharapkan dengan mendapat penanganan intensif, kondisi Sulami bisa segera membaik.

Baca Juga :  Wahai PNS Sragen, Siap-Siap Besok Pagi Akan Diapelkan dan Didata. Yang Telat dan Yang Mangkir, Siap Saja Terima Sanksi!

Lebih lanjut, Susi menguraikan untuk biaya pengobatan Sulami, keluarga mengandalkan BPJS Kesehatan. Diakuinya keluarga sangat berharap ada bantuan karena saat ini kondisi ekonomi juga sangat kekurangan.

“Yang lebih penting, kami berharap doa dari masyarakat untuk Mbak Sulami,” ujar Susi.

Terpisah, Kades Mojokerto, Mulyadi mengaku belum menerima laporan perihal kondisi terkini Sulami. Namun ia memastikan sampai saat ini, Sulami masih menerima bantuan sosial dari pemerintah secara rutin setiap bulan.

“Kalau bantuan sosial masih dapat terus. Kalau kondisi terakhirnya, kami belum dapat laporan Mas,” katanya dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (13/4/2021). Wardoyo