JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Momen Haru Dandim Sragen Cium Tangan Kakek Pejuang Kemerdekaan Berusia 91 Tahun. Sang Veteran Langsung Menangis, Sebut Tak Berharap Apapun, Cuma Pingin Ditengok Saja!

Dandim Sragen saat mencium tangan salah satu veteran Sragen dalam anjangsana kemarin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momen haru tersaji saat rangka HUT ke-55 Korem 074/WRT dan HUT ke-75 saat Persit Kartika Chandra Kirana Kodim Sragen menggelar anjangsana ke veteran yang tengah sakit atau pasca operasi, Jumat (8/4/2021).

Momen mengharukan itu muncul saat Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno beserta isteri bertemu dengan dua orang veteran bernama Sardjito Hadi Pranoto (91) dan JB. Soebono (91) asal Sungkul, Plumbungan, Karangmalang.

Di kediaman Sardjito, Dandim turun dan mendapat sambutan hangat dari keluarga. Melihat Sardjito, orang nomor satu di Kodim Sragen tersebut mendadak langsung mengambil sikap sempurna.

Lalu menghormat patah patah kepada mantan pejuang kemerdekaan itu.
Setelah penghormatan dibalas, Dandim kemudian mengulurkan tangan dan tanpa ragu mencium tangan veteran tersebut.

Sang istri kemudian mengikuti Dandim mencium tangan sang veteran. Sempat sejenak bercengkerama, Dandim kemudian memberikan semangat kepada Sardjito. Hal yang sama juga dilakukan Dandim saat menyambangi kediaman JB Soebono.

Baca Juga :  Jenazah Ustadz Positif Covid-19 Nekat Dimakamkan Sendiri, Istri dan Anaknya Akhirnya Malah Ikut Tertular Positif. Minta Diisolasi di Rumah Saja, Santri-Santri Kontak Erat Bakal Diswab!

Sebagai mantan pejuang, Sardjito Hadi Pranoto dan Soebono merasa terharu dengan apa yang dilakukan Dandim tersebut.

“Saya terharu dan bangga dengan yang dilakukan Dandim Sragen. Meski sudah berpangkat Letkol dan menjadi Dandim ternyata masih menghormati kami, selama ini baru Dandim ini yang datang bersilaturahmi ke rumah saya. Saya merasa tersanjung dengan kedatangan Komandan Kodim,” tutu Sardjito dengan mata berkaca-kaca.

Kakek 91 tahun itu pun berharap agar ia dan veteran lainya diperhatikan dan ditengok. Dia juga berpesan agar generasi muda meneruskan perjuangan dari para veteran yang telah berkorban jiwa dan raga.

“Kami tidak mengharap apa pun. Datang ke rumah dan bercerita tentang masa lalu saat berperang melawan penjajah adalah sangat membahagiakan bagi kami,” ucapnya.

Baca Juga :  Siap-Siap, Sragen Buka Lowongan Rekrutmen P3K Tenaga Guru. Tersedia 1.589 Formasi, Simak Jadwal dan Persyaratannya!

Sementara, Dandim 0725/Sragen mengimbau agar generasi muda meneladani dan menghormati perjuangan para pahlawan baik yang sudah meninggal maupun para veteran.

Generasi muda saat ini kata dia harus mengisi kemerdekaan dengan kemampuan yang dimiliki.

“Kalau dulu pahlawan merebut kemerdekaan dengan bertaruh nyawa berani mati. Maka generasi muda saat ini harus mampu mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan dengan disesuaikan bidang dan pekerjaan masing-masing,” tuturnya.

Ia berpesan yang pelajar atau mahasiswa diharapkan bisa mengisi kemerdekaan dengan belajar. Kemudian yang menjadi perawat atau dokter isi kemerdekaan dengan berbuat terbaik untuk kesehatan rakyat.

“Yang TNI Polri isilah kemerdekaan dengan menjaga dan mempertahankan tumpah darah Indonesia,” tukasnya. Wardoyo