Beranda Daerah Wonogiri Nasib Pengusaha Bus Wonogiri Menghadapi Kebijakan Larangan Mudik Lebaran, Dari Total 32...

Nasib Pengusaha Bus Wonogiri Menghadapi Kebijakan Larangan Mudik Lebaran, Dari Total 32 PO Tinggal 7 yang Masih Beroperasi

Pelatihan peningkatan layanan pelanggan PO Agra Mas, Jumat (26/2/2021). Foto : istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 secara langsung berimbas pada kehidupan pengusaha bus Wonogiri. Mereka berharap agar mudik tetap diperbolehkan dengan penerapan protokol kesehatan.

Ketua Organda Wonogiri Edy Purwanto, mengatakan, jika mudik benar-benar ditiadakan, larangan itu harus berlaku untuk semua moda transportasi, baik darat, laut dan udara. Kebijakan tersebut harus memenuhi unsur keadilan bagi seluruh pihak.

“Pengalaman di tahun 2020, masih banyak kendaraan, terutama travel dan mobil rental yang beroperasi mengangkut perantauan pulang kampung. Sehingga PO (perusahaan otobus) yang saat itu taat peraturan merasa dirugikan dan kurang mendapatkan keadilan,” kata pemilik PO Sumba Putra itu, Minggu (4/4/2021).

Berdasar temuan itu, terang Edy, pihaknya berharap pemerintah pusat memberikan toleransi. Selama ini, bus selalu menjadi sorotan. Seharusnya, kata dia, moda transportasi lainnya juga mendapatkan perhatian sama.

Baca Juga :  Duit Hampir Rp5 Miliar, Bumdesma Manyaran Gaspol! Surplus Puluhan Juta Dibagi ke Desa, Ini Fakta Lengkap MAD 2026 yang Bikin Kaget

“Kru kami tahun kemarin tidak kebagian apa-apa. Padahal bus mudah diatur, jaga jarak dan protokol kesehatan lainnya bisa terpenuhi,” beber dia.

Hingga saat ini pihaknya masih menunggu peraturan yang akan diberlakukan pada pelarangan mudik 2021. Pihaknya berharap mudik Lebaran bisa dilaksanakan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi di daerah.

Fakta miris dunia transportasi Wonogiri, menurut dia, dari 32 PO yang tergabung di Organda Wonogiri, hanya tersisa tujuh hingga delapan perusahaan yang masih berjalan atau beroperasi.

Sementara itu pada libur panjang Paskah, terjadi peningkatan jumlah penumpang kedatangan bus di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri. Pada Jumat (2/4), jumlah penumpang kedatangan bus dari wilayah Jabodetabek mencapai 2.464 orang.
Sedangkan pada hari sebelum dan sesudahnya, jumlah penumpang berangsur normal. Pada Kamis (1/4), jumlah penumpang sebanyak 1.610 orang. Pada Sabtu (3/4), jumlah penumpang sebanyak 1.687 orang. Aria

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.