JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Apa Saja Persiapan Untuk Mencegah COVID-19 di Wonogiri dan Berapa Jumlah Anggarannya? Simak Paparan ini Kuy

Rapid Tes untuk penumpang bus di Terminal Tipe A Giri Adipura Krisak Selogiri Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri

 

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkab Wonogiri menegaskan telah menyiapkan insfrastruktur kesehatan sekaligus telah menyiapkan anggaran penanganan COVID-19.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada wartawan mengingatkan, larangan mudik merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Tugas Pemkab adalah mennyukseskan kebijakan itu tanpa menimbulkan dampak yang mengkhawatirkan banyak pihak.

Selain menyiapkan insfrastruktur, pihaknya juga telah melakukan langkah konsolidasi terhadap sarana pendukung lainnya. Pihaknya juga menyiapkan anggaran untuk menyukseskan program itu sekaligus untuk upaya antisipasi.

“Belanja tidak terduga kami sebesar Rp 10 miliar masih utuh. Refocusing delapan persen dana desa masih berjalan. Anggaran yang bisa dialihkan untuk penanganan COVID-19 masih ada. Jangan khawatir anggaran ada,” papar Bupati, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga :  Jadi Tujuan Pemudik Wonogiri Dapat Perhatian Khusus Satgas COVID-19 Pusat, Tidak Disangka Ternyata Kondisi Kota Sukses Malah Seperti ini

Untuk fasilitas kesehatan, imbuh Bupati, berupa rumah sakit, tempat tidur pasien dan kelengkapan lainnya dalam rangka menyambut saat mudik telah disiapkan. Bahkan, pihaknya telah melakukan upaya preventif dan persuasif. Dimana, seluruh elemen masyarakat sudah diberi pemahaman dan imbauan agar terbangun kesadaran, tanggungjawab kolektif.

“Adanya momen mudik ini kami jawab dengan kesiapsiagaan Satgas dalam menyiapkan instrumen yang ada,” imbuhnya.

Baca Juga :  Berbarengan Dengan Idul Fitri Begini Pelaksanaan Ibadah Kebaktian di GPPS Petra Kecamatan Purwantoro Wonogiri

Sementara dari data produksi Terminal Tipe A Giri Adipura, Krisak, Selogiri, Wonogiri, peningkatan jumlah penumpang kedatangan dari wilayah Jabodetabek terlihat sejak tiga hari terakhir. Pada Sabtu (1/5), jumlah penumpang kedatangan sebanyak 2.154 orang. Pada Minggu (2/5), jumlah tembus 3.086 orang. Sedangkan pada Senin jumlah penumpang sebanyak 2.109 orang.

Para penumpang kedatangan dilakukan tes cepat antigen sejak 1 Mei dan rencananya hingga 5 Mei. Setiap harinya ditargetkan 150 sampai 200 orang. Aris