JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berbagi di Bulan Suci, Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Sragen Kembali Bagi-Bagi Ratusan Paket Sembako ke Kaum Dhuafa dan Yatim Piatu di 6 Kampung

Pembagian sedekah dan santunan bagi dhuafa dan yatim piatu dari Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Minggu (9/5/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Sragen kembali menggelar kegiatan sosial berbagi sedekah bagi yatim piatu dan kaum dhuafa, Minggu (9/5/2021).

Ratusan kaum dhuafa dan yatim piatu dari enam kampung di wilayah Kecamatan Sidoharjo, berkesempatan mendapat berkah sedekah berupa paket sembako.

Ketua Umum Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Sragen, Letkol Chk M.Yanu Wiryatmo SH MH mengatakan kegiatan sedekah ramadhan 1420 H / TH 2021 itu merupakan agenda rutin tahunan yang sudah beberapa tahun digelar oleh Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Sragen.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Sentil Bupati Walikota Jangan Takut Citra Kalau Covid-nya Tinggi. "Semakin Banyak Saya Semakin Acungi Jempol!

Pembagian dilaksanakan di Sekretariat Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Minggu (9/5/2021).

Sasaran sedekah diperuntukkan bagi ratusan yatim piatu dan dhuafa di kampung yang berada di wilayah Kecamatan Sidoharjo Sragen.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap bulan ramadhan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (9/5/2021).

Pembagian sedekah dan santunan bagi dhuafa dan yatim piatu dari Yayasan Pendopo Wiryo Soemarto Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Minggu (9/5/2021). Foto/Wardoyo

Mengingat masih pandemi, pelaksanaan kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Letkol Yanu menyampaikan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pandemi virus Corona yang saat ini belum hilang.

Baca Juga :  Pengumuman, CV MSB Sragen Buka Pintu Validasi Kepemilikan Paket untuk Semua Mitra. Data Ditunggu Paling Lambat 1 Agustus, Begini Caranya!

“Harapan kami dengan keberadaan yayasan harus dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat di wilayah Kabupaten Sragen pada umumnya.
Minimal Yayasan harus berani tampil dan hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” urainya.

Ia juga mengapresiasi semangat para pengurus Yayasan yang sangat luar biasa dalam menggelar perencanaan, persiapan hingga pembagian. Sebab persiapan hanya butuh waktu 2 hari untuk melaksanakan.

“Semoga barokah untuk kita semua. Apa yang diberikan bisa memberi kemanfaatan bagi sesama,” pungkasnya. Wardoyo

[sharethis-reaction-buttons]