JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Bermaksud Mengecek Perangkap Udang, Tukiman Tewas Tenggelam di Waduk Cengklik

Ilustrasi mayat. Pixabay

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Nahas benar nasib Tukiman (37), warga Dukuh Tempel, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Boyolali ini. Dia  ditemukan tewas tenggelam di Waduk Cengklik, Ngemplak saat mengecek perangkap udang yang dibuatnya.

Jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian pada Selasa (4/5/2021) malam.

Kapolsek Ngemplak, AKP M Arifin Suryani menjelaskan, diduga korban tenggelam saat mengecek perangkap udang yang dipasangnya.

Lokasi kejadiannya ada di perairan waduk wilayah Dukuh Gentan, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak.

Menurut Arifin, kejadian itu bermula pada pukul 04.00 WIB, saat korban pamit kepada keluarganya untuk pergi ke waduk.

Korban hendak mengecek perangkap udang di waduk tersebut yang telah dia pasang sebelumnya.

Baca Juga :  Waduh, Usai Klaster Piknik, Kini Muncul Klaster Baru, Rewangan Mendak. Belasan Warga Dinyatakan Positif Covid-19

Namun ditunggu hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarganya cemas dan curiga karena biasanya korban pulang sekitar pukul 10.00 WIB.

Keluarganya, Siti Masitah (36), kemudian berupaya melakukan pencarian dan bertanya kepada saksi Muh Rosifin (39).

“Namun saksi tidak mengetahui dan kabar hilangnya korban ini pun menyebar,” katanya.

Sekitar pukul 18.30 WIB, warga pun melakukan pencarian ke tempat di mana korban biasa memasang perangkap udang.

Kejadian itu juga dilaporkan ke Polsek Ngemplak. Begitu menerima laporan, petugas bersama tim SAR langsung mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pasca Demo, Buruh Pan Brother Kembali Bekerja

Hingga kemudian, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tenggelam dan meninggal dunia pada pukul 20.23 WIB.

Korban ditemukan di TKP sekitar 50 meter dari daratan dengan kedalaman air sekitar dua  meter.

Ditemukan pula gethek atau perahu sekitar 100 meter dari lokasi temuan korban. Setelah berhasil ditemukan, korban langsung dievakuasi ke daratan dan dibawa pulang ke rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda bekas luka penganiayaan.

“Korban meninggal dunia akibat tenggelam di waduk tersebut. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” ujarnya.  Waskita