JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Buruk, Sragen Kembali Masuk Zona Merah Covid-19 Per Hari Ini. Klaster-Klaster Baru Makin Banyak, Kesadaran Prokes Mulai Loss Doll

Ilustrasi Grafik sebaran covid-19 Sragen, Jumat (4/9/2020) yang mulai merata zona merah di 20 kecamatan setelah adanya ledakan 51 kasus positif baru. Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabupaten Sragen kembali dinyatakan masuk zona merah covid-19. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan menaati protokol kesehatan.

Makin abainya masyarakat dan longgarnya kegiatan yang melibatkan banyak orang ditengarai memicu kenaikan kasus Covid-19 hingga kembali mengerek status Sragen menjadi zona merah.

Kabar Sragen kembali masuk zona merah itu juga beredar luar di media sosial. Pesan berantai terkait kenaikan status Sragen menjadi zona merah itu beredar melalui pesan Whatsapp di grup-grup WA dalam sehari terakhir.

Pesan itu berbunyi “Saat ini kab Sragen masuk zona merah dg kab Kudus. Mohon untuk lebih di tingkatkan lagi kewaspadaan kita.
1. Tracing harus lebih di perkuat
2. Kalau ada yg isoman *tidak* di technopark mohon untuk benar benar di awasi
3. Untuk teman2 semua menjaga selalu kesehatannya dan di perketat prokes kita setiap kita bekerja…supaya kita jangan sampai terkonfirmasi
4. Setiap ada kegiatan kita harus memberi contoh Prokes.
5. Saat ini Propinsi sudah memantau kondisi Covid di kabupaten sragen lebih serius.
Trimksh atas perhatiannya”

Advertisement
Baca Juga :  70.000 Siswa SMA/K dan MTS di Sragen Bakal Digenjot Vaksin Pekan Ini. Bupati Ajukan Permintaan Khusus ke Pemerintah Pusat, Semoga Dikabulkan!

Status Sragen Zona Merah itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan bahwa saat ini kondisi kasus Covid-19 di Sragen memang terus meningkat dan memasuki zona merah.

Baca Juga :  Bingung Sempat Kesulitan Cari Vaksin Kemana-Mana, Sheila Bersyukur Akhirnya Bisa Dapat Gratis di PDIP Sragen

Status zona merah itu diketahui dari hasil evaluasi kondisi kasus Covid-19 yang terus menanjak dalam beberapa waktu terakhir.

“Iya, memang dari rapat terakhir dan evaluasi kasus, Sragen sudah kembali masuk zona merah,” paparnya Rabu (26/5/2021).

Hargiyanto menjelaskan kenaikan covid-19 itu ditandai dengan penambahan kasus positif covid-19 baik pasien yang menjalani isolasi di Technopark, isolasi mandiri maupun yang dirawat di rumah sakit.

Menurutnya posisi hari ini, total masih ada 106 pasien positif terkonfirmasi covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Technopark. Kemudian yang dirawat di beberapa rumah sakit, mencapai 80an pasien lebih.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua