JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Masih Jadi Temuan BPK, Bupati Sragen Tegaskan Mulai 2021 Dana BOS Bakal Pakai Sistem Non Tunai

Ilustrasi uang

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang barusaja mengakhiri masa jabatannya periode 2016-2021, menegaskan masih ada catatan-catatan kecil terkait temuan dari pengelolaan keuangan daerah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Salah satunya soal pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Terkait hal itu, Pemkab akan menerapkan pengelolaan BOS secara non tunai mulai 2021.

Baca Juga :  Bikin Malu Sragen, Jauh-Jauh Merantau ke Bantul, Warga Plupuh Malah Jadi Otak Sindikat Maling Traktor. Aksinya Ternyata Lintas Provinsi

Hal itu disampaikan Yuni kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , kemarin. Ia mengatakan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) keenam yang barusaja diterima Sragen tahun ini, memang kualitasnya meningkat.

Namun masih ada catatan kecil yang tetap perlu diperbaiki. Yakni masalah pencatatan aset, kemudian pengelolaan BOS, dan kekurangan volume dalam pengerjaan proyek.

Baca Juga :  Diiringi Tangis Haru, Jenazah Nenek Korban Kesetrum Jebakan Tikus Dimakamkan di TPU Singopadu Sidoharjo

“Tapi semakin ke sini temuan itu semakin sedikit. Dan khusus tahun 2021 nanti target kita pada pemeriksaan 2022 kan yang diperiksa tahun 2021. Nah mulai BOS kita harus non tunai,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM di pendapa Rumdin Bupati kemarin.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua