JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pemkot Solo Perjuangkan Tanah Sriwedari Hingga Titik Terakhir

Ilustrasi sengketa tanah Sriwedari. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkot Solo terus memperjuangkan kepemilikan tanah Sriwedari hingga titik terakhir. Sebelumnya, perkembangan terakhir Pengadilan Negeri (PN) Solo telah menerbitkan penetapan pengosongan paksa lahan seluas 99.889 meter persegi tersebut.

Kuasa Hukum Pemkot Solo, TH Wahyu Winarto mengungkapkan, upaya untuk memperjuangkan lahan Sriwedari menjadi “milik” warga Solo tengah dilakukan dengan menggunakan peluang tanah milik Pemkot yang masih berada dalam lingkup lahan Sriwedari tersebut.

Baca Juga :  Daftar Nama 30 Perwira yang Dimutasi Kapolri Hari Ini. Dari Kombes Ade Safri Hingga Irjen Budi Siswanto

“Kami melawan putusan-putusan yang sudah dinyatakan inkrah baik oleh PN, PT, Kasasi hingga MA tersebut. Kami menilai masih ada peluang karena masih ada sebagian obyek milik Pemkot Solo yaitu HP 26 dan HP 47 yang selama ini tidak pernah disentuh perkara itu,” ujarnya, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga :  19 Ribu Warga Solo Bakal Terima BLT BBM Sebesar Rp 600 Ribu. Berikut Ini Kelompok Masyarakat yang Menjadi Target Penerimanya

Menurutnya, kesempatan ini merupakan upaya untuk melawan putusan yang sudah inkrah. Dimana Selasa (25/6/2021) telah dilaksanakan persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi ahli dari penggugat.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com