JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

MTsN 4 Sragen Lepas 277 Lulusan, Kepala Sekolah dan Ketua Komite Pesan Jangan Mau Dinikahkan Dulu. Berharap Dukungan Menuju Adiwiyata Provinsi dan Masuk Nominasi Bakal Dikunjungi Presiden Jokowi

Prosesi pelepasan dan wisuda lulusan MTsN 4 Sragen, oleh Kepala MTsN 4 Sragen, Sumanto, Sabtu (5/6/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 277 siswa kelas IX MTsN 4 Sragen yang lulus tahun ajaran 2020/2021 resmi dilepas oleh pihak sekolah, Sabtu (5/6/2021).

Mereka pun dipesan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Proses pelepasan digelar secara sederhana di halaman sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dari 277 siswa lulusan, dibagi dalam dua sesi pagi dan siang. Prosesi wisuda dan pelepasan juga dihadiri wali murid serta digelar secara drive thru.

Semua hadirin mengenakan masker, tempat duduk berjarak 1 meter dan hidangan dibawa pulang. Acara berlangsung singkat diawali sambutan kepala madrasah dan ketua komite sekolah dilanjutkan wisuda oleh kepala dan wali kelas.

Kepala MTsN 4 Sragen, Sumanto mengungkapkan total ada 277 lulusan yang dilepas tahun ini. Pihaknya tak lupa menyampaikan terimakasih atas dukungan orangtua selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilaksanakan selama masa pandemi.

“Mohon dukungan dan doanya MTsN 4 Sragen akan maju Adiwiyata Propinsi. Dan yang paling penting anak-anak harus melanjutkan sekolah, jangan mau dinikahkan dulu,” paparnya.

Di hadapan wali murid, ia juga berharap dukungan dan doanya karena MTsN 4 Sragen masuk nominasi yang diusulkan akan dikunjungi Presiden untuk peresmian program PUPR kategori madrasah dan sekolah.

Jika terpilih, kunjungan sedianya dijadwalkan berlangsung bulan Juni ini. Menurutnya masuk ke nominasi tentu menjadi sebuah kebanggaan dan diharapkan MTsN bisa terpilih jadi lokasi kunjungan orang pertama di pemerintahan RI itu.

Pelepasan juga diwarnai momen menarik. Di mana untuk kali pertama, pihak sekolah mengundang kepala sekolah dasar (SD) dan MI asal 10 siswa yang berhasil lulus dengan nilai terbaik.

“Tujuannya memotivasi anak sekaligus syiar dari sekolah untuk mengucapkan terimakasih atas bimbingan mereka sehingga alumninya bisa meraih 10 besar. Ternyata dari keterangan para kepala SD itu, siswa-siswa yang lulus dengan nilai 10 besar ini dulu juga the best-nya waktu di SD,” tandasnya.

Ketua Komite MTsN 4 Sragen, Giyanto memberi sambutan. Foto/Wardoyo

Ketua Komite Sekolah MTsN 4 Sragen, Giyanto mengapresiasi apa yang sudah diraih dan prestasi yang sudah ditelorkan siswa maupun sekolah MTsN 4 Sragen.

Ia mengaku kagum dan bangga atas pencapaian MTsN 4 yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan, tapi juga dari segi prestasi.

“Kalau dulu masih banyak atap yang trocoh, tegelnya bergelombang, sekarang sudah bagus semua. Maka dari itu, kepada orangtua tolong sampaikan ke warga lain dan sanak saudara agar menyekolahkan anaknya di sini,” paparnya.

Ia juga mendorong semua lulusan untuk tetap melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi. Karena pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan.

“Aja cepet-cepet rabi (menikah). Saya berharap semoga 277 lulusan ini semua sekolah di jenjang lebih tinggi,” ujarnya.

Di bagian akhir, pihaknya mengapresiasi pengembangan madrasah yang akan membuka 320 kuota pada PPDB tahun ajaran baru 2021/2022 ini.

Menurutnya hal itu sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan madrasah baik dalam bidang fisik dan akademik. Beragam prestasi yang sudah dicapai sekolah baik lokal dan regional diyakini menjadi modal penting meningkatkan kepercayaan dari masyarakat.

“Ke depan sekolah ini akan maju Adi Wiyata Provinsi. Mudah-mudahan bisa sukses dan komite senantiasa mendukung penuh sehingga ke depan makin maju,” tandasnya. Wardoyo