JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Vitamin D Punya Tugas Penting untuk Tubuh, Apa Saja Itu?

Pasien OTG berjemur di halaman belakang Asrama Haji Donohudan /Foto: Waskita


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

JOGLOSEMARNEWS.COM — Vitamin D memiliki peran penting untuk menjaga imun tubuh. Saat pandemi ini banyak orang berupaya memenuhi kebutuhan vitamin D dengan berjemur maupun mengonsumsi suplemen vitamin.

Vitamin D bertugas meningkatkan respon kekebalan tubuh untuk melawan mikroorganisme penyakit. Vitamin D juga berperan dalam memaksimalkan performa sel darah putih untuk menjaga tubuh.

Dengan demikian, vitamin D dibutuhkan saat terjadi peradangan dalam tubuh karena infeksi atau dalam pembentukan sel darah. Karena itu, tubuh membutuhkan vitamin D yang cukup. Jika tidak, tubuh akan rentan terserang penyakit dan performa imun dalam merespon penyakit menurun.

Dilansir dari laman Fakultas Kesehatan UGM, vitamin D khususnya D3 dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan mikroorganisme penyakit seperti virus Covid-19. Manusia bisa memperoleh vitamin D dari berjemur di bawah sinar matahari.

Namun, paparan sinar matahari ini tidak bisa membunuh virus Covid-19. Dr Arif Budiyanto menekankan bahwa kegiatan berjemur hanya meningkatkan kekebalan tubuh supaya tubuh optimal untuk melawan virus Covid-19.

Baca Juga :  Sederat Manfaat Daun Kelor, Perkuat Imun Tubuh dan Bisa Atasi Kolesterol

Tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin D sendiri namun memerlukan bantuan dari paparan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari menjadi sumber utama vitamin D alami, melihat hanya sedikit makanan yang mengandung vitamin D.

Madarina Julia, Guru Besar FKKMK UGM mengatakan bahwa, “Vitamin D ini punya efek imunomodulator yang bisa memperbaiki sistem imun tubuh,” dikutip Tempo dari Laman UGM Rabu, 31 April 2020.

Ia menganjurkan berjemur selama 10 hingga 15 menit pada waktu yang tepat. Madarina menjelaskan bahwa waktu yang tepat adalah pukul 10.00 hingga 15.00. Sebab, berjemur di pagi hari kurang mencukupi kebutuhan vitamin D. Terlebih pada kota-kota besar yang memiliki tingkat polusi tinggi, udara pagi memiliki banyak polutan seperti logam berat.

Madarina memberi saran untuk kulit langsung terkena sinar matahari tanpa penghalang seperti sunscreen, topi, dan pakaian. Hal ini karena benda-benda tersebut menghalangi paparan sinar matahari langsung terkena kulit sehingga tubuh tidak menerima asupan vitamin D. “Setidaknya bagian tangan dan kaki terkena sinar matahari,” kata Madarina. #tempo