Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Dengarkan Pidato Presiden, Banyak Kursi Anggota DPRD Sragen Malah Kosong. Ada yang Absen Lalu Menghilang

Suasana deretan kursi anggota DPRD Sragen terlihat kosong saat agenda paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan presiden, Senin (16/8/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sidang Paripurna Istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden di DPRD Sragen, Senin (16/8/2021) berlangsung lancar.

Sayangnya, banyak anggota DPRD yang tidak hadir dalam paripurna istimewa yang rutin digelar setiap tahun menjelang HUT RI tersebut.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , sidang paripurna istimewa itu dihadiri oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, pejabat Forkompida mulai dari Ketua PN, Kajari, Ketua PA, Ketua DPRD dan jajaran lain.

Deretan kursi eksekutif atau pejabat Pemkab terlihat hampir semuanya terisi. Namun sayang, deretan kursi untuk jajaran legislator justru banyak yang kosong.

Dari dua deret kursi di bagian tengah, banyak kursi anggota DPRD utamanya di bagian depan ke tengah, terlihat lowong.

“Tadi pada hadir, ngisi absen lalu keluar gitu,” ujar salah satu pegawai Setwan yang mengurusi presensi kehadiran anggota DPRD ditemui di sela mendata presensi para legislator.

Beberapa anggota DPRD yang hadir juga memperbincangkan banyaknya kursi rekan mereka yang kosong.

Padahal paripurna istimewa itu sudah menjadi agenda rutin tiap tahun menjelang HUT RI. Jika dipersentase, anggota legislator yang absen hampir mencapai 25 persen.

Terkait fakta itu, Ketua DPRD Sragen, Suparno tak menampik. Ia mengakui memang ada sebagian anggota DPRD yang tidak hadir pada paripurna.

Menurutnya, undangan sebenarnya juga sudah disampaikan hari sebelumnya. Ia menduga kondisi pandemi dimungkinkan memicu sebagian anggota memilih intuk tidak hadir.

“Kami juga sudah mengundang. Kalau kemudian ada sebagian tidak hadir, kami enggak tahu alasan pastinya. Mungkin karena situasi pandemi membuat mereka pilih tidak hadir,” ucapnya. Wardoyo

Exit mobile version