JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Fakta Baru Kasus Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Daksinoloyo Solo. Polisi Sebut Petugas Makam Sempat Dijanjikan Rp 5 Juta Tapi..

Kombes Pol Iqbal Alqudusy. Foto/Wardoyo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus dugaan pungli dari jasa pemakaman jenazah Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Daksinoloyo, Danyung, Solo, mencuatkan fakta baru.

Polisi menyebut belum menemukan indikasi adanya pungli dalam kasus itu. Yang Rp 5 juta yang sempat diduga sebagai tarikan biaya pemakaman, diklaim diberikan oleh keluarga secara sukarela ke petugas pemakaman.

Dalam sejumlah pemberitaan disebutkan bahwa ada salah satu kasus yang terjadi terhadap keluarga Darsono yang diminta uang sebesar Rp 5 juta untuk memakamkan jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga :  Kunker di Soloraya, Puan Sempatkan Mampir Kantor DPC PDIP Kecuali Solo, Ada Apa?

“Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi, diketahui bahwa tidak ada praktik pungli yang dilakukan pihak Pemkot Surakarta selaku pengelola makam Daksinoloyo Danyun maupun oleh petugas makam,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi, Jumat (6/8/2021).

Dia mengatakan bahwa diduga keluarga memberikan uang tersebut sebagai bentuk imbalan kepada penggali makam secara sukarela.

Uang tersebut juga dilakukan sebagai biaya pemasangan kijing. Menurut Iqbal, pihak keluarga sudah menyampaikan klarifikasinya terkait permasalahan yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga :  Resmikan Pasar Legi, Puan Maharani Akan Sapa Pedagang. Tidak Ada Jadwal Sambutan Maupun Kehadiran Gubernur Ganjar

Peristiwa itu, kata Iqbal, terjadi pada Kamis (29/7/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. Dimana, identitas jenazah yang akan dimakamkan ialah almarhum Darsono (62).

Darsono yang merupakan pasien Covid-19 dari RS Hermina meninggal dengan kondisi memiliki penyakit bawaan sakit paru sejak 2013.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua