
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lahan sempit terkadang membuat orang bingung untuk melakukan budidaya perikanan maupun pertanian.
Namun tak perlu bingung! Tim mahasiswa KKN UNS Surakarta dari kelompok 174 mencoba menghadirkan solusi kreatif mengenai masalah tersebut.
Sosialisasi program itu dilakukan pada kegiatan ‘Penyuluhan Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) bagi Kelompok Wanita Tani Dewi Sri Desa Gaum’ pada Rabu (11/8/2021).
Bertempat di Posko P2L Kelompok Wanita Tani Dewi Sri Desa Gaum, penyuluhan tersebut memecahkan masalah di mana lahan sempit sering menjadi penghalang upaya budidaya perikanan dan pertanian.
Slogan hemat tempat, hemat air, dan hemat modal diterapkan pada program ‘Budikdamber’ ini. Dengan persiapan yang relatif mudah, program ini dapat membantu masyarakat Desa Gaum meraup potensi keuntungan yang melimpah.
Kegiatan yang dicanangkan kesepuluh anggota kelompok 174 KKN UNS ini bertujuan untuk menambah komoditas budidaya milik Kelompok Wanita Tani Dewi Sri yang sebelumnya hanya membudidayakan sayuran dan anggrek.
‘Budikdamber’ dapat dijadikan alternatif ketahanan pangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Melalui langkah tersebut, peningkatan melalui komoditas kelompok tani dengan cara menghasilkan sayur dan budidaya ikan pada satu waktu dapat diterapkan.
Program itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada di Desa Gaum untuk meningkatkan hasil pertanian sayur. Terlebih lagi, komoditas penghasilan dengan budidaya ikan juga dapat bertambah.
Selain itu, kelompok KKN yang dipimpin oleh Yunus Abdurrahman ini berharap dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Harapannya, program ini dapat membantu perekonomian masyarakat dengan meningkatkan produktivitas di tengah masa pandemi Covid-19. Semoga bisa berkelanjutan ke depannya dengan skala yang lebih besar,” ujar Yunus sebagai ketua kelompok.
Tim KKN UNS langsung terjun memberikan pelatihan terkait pembuatan ‘Budikdamber’. Pelatihan dimulai dari cara melubangi ember, memasang cup sebagai tempat bibit sayuran, pemilihan air, dan menebar bibit lele.
Dengan mengusung tema “KKN UNS Membangun Desa”, kegiatan ini disambut positif oleh para anggota Kelompok Wanita Tani Desa Gaum. Antusiasme penuh juga ditunjukkan oleh mereka ketika mempraktikkan serta mengikuti setiap tahapan yang dilakukan tim KKN dalam program ‘Budikdamber’ ini. Linda Andini Trisnawati
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














