Beranda Nasional Jogja Malioboro Terapkan Ganjil Genap, Wisatawan Maksimal 2 Jam

Malioboro Terapkan Ganjil Genap, Wisatawan Maksimal 2 Jam

Suasana jalan pada hari pertama Hari Raya Iedul Fitri 1441 H di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Ahad (24/5). Kondisi jaIanan di Kota Pelajar sepi bahkan di beberapa titik cenderung lengang. Foto: Wihdan Hidayat/ Republika

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Yogyakata akan menerapkan sistem ganjil genap di kawasan Malioboro akhir pekan ini.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menuturkan, sistem ganjil genap ini diterapkan dengan tujuan mencegah terjadinya kerumunan di Malioboro.

Kini Malioboro mulai banyak dikunjungi wisatawan, Di sisi lain, kata Heroe, Malioboro sendiri belum dibuka sebagai destinasi wisata, namun sebagai pusat kegiatan perekonomian.

Sistem ganjil genap ini diberlakukan dengan penjagaan oleh kepolisian di pintu-pintu masuk ke Malioboro. Pihaknya, juga baru akan melakukan uji coba dengan menerapkan kebijakan maksimal wisatawan hanya diperbolehkan berada dua jam di Malioboro.

Baca Juga :  Maligu Hadir di Sastra Bulan Purnama, Rayakan Literasi Awal 2026

“Meski belum dibuka sebagai (kawasan) wisata, kami akan melakukan uji coba untuk mengawasi bagaimana jumlah kapasitas dan mau kita terapkan maksimal (wisatawan) dua jam (berada di Malioboro),” kata Heroe, Kamis (23/9/2021).

Penerapan dua jam wisatawan berada di Malioboro dilakukan untuk menilai ketaatan pengunjung. Di Malioboro juga sudah disediakan QR Code untuk mengawasi dan mendata pengunjung.

“Ini akan kita coba seberapa tingkat kepatuhan dari masyarakat ketika sudah diminta untuk meninggalkan Malioboro. Tapi ini masih mau kita uji coba dulu,” ujar Heroe.

www.republika.co.id

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.