JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ratusan Warga Tangkil Sragen Antusias Divaksin Moderna, Bupati Pesan Kalau Keju Kemeng Gembreges Abaikan Saja. Ada ABG Cantik Sampai Menangis Sesenggukan

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Kades Tangkil, Suyono dan Kepala DPMPTSP Tugiyono saat memberi motivasi kepada salah satu mahasiswi yang ingin vaksinasi, Rabu (1/9/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta warga mengabaikan jika merasakan efek samping vaksin Moderna.

Pasalnya efek lanjutan atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Moderna memang agak berat dibanding jenis vaksin lainnya. Namun jika sudah tak tahan, baru disarankan minum obat pereda yang diberikan.

Hal itu disampaikan Bupati saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota, Rabu (1/9/2021). Bupati hadir didampingi sejumlah pejabat teras, Camat Sragen Dwi Sigit, Kepala Puskesmas Lukman Hakim dan Kades Tangkil Suyono.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu sempat meninjau beberapa proses pendaftaran hingga memberi motivasi warga untuk tak takut divaksin.

Baca Juga :  Selamat, 61 CPNS dan 788 PPPK Sragen Akhirnya Terima SK. Bupati: Tunjukkan Kinerjamu!

Ia mengapresiasi tingginya animo masyarakat utamanya di wilayah Kota, untuk ikut vaksin. Seperti di Desa Tangkil, antusias warga sangat tinggi yang dibuktikan ada 350 warga yang mendaftar meski vaksinnya jenis Moderna.

“Yang daftar lebih banyak lagi. Makanya kita minta didata saja nanti tinggal divaksin. Kalau kota nggak masalah. Animo tinggi,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , seusai tinjauan.

Dalam kesempatan itu, Bupati sempat berinteraksi dengan sejumlah warga yang hendak vaksin. Salah satunya remaja cantik yang menangis sesenggukan karena ketakutan disuntik.

“Nangisnya nanti dulu. Nggak sakit kok, udah jangan nangis,” seru Bupati.

ABG cantik menangis sesenggukan ketakutan disuntik vaksin di balai desa Tangkil. Foto/Wardoyo

Kemudian ia mengingatkan kepada warga untuk mengabaikan jika ada rasa pegal, panas mengarah meriang pasca vaksin Moderna.

Baca Juga :  Ratusan Kader PDIP Sragen Ikuti Senam Massal Sicita Pecahkan Rekor MURI. Ketua DPC Ajak Masyarakat Gelorakan Semangat Olahraga

Menurutnya efek itu biasa terjadi setelah mendapat suntikan vaksin Moderna. Ia meminta warga tidak panik dan mengabaikan itu.

“Kalau ada rasa keju kemeng kemudian rasa panas, gembreges abaikan saja. Itu hal biasa. Jika sudah tidak tahan obat yang dibawa silahkan diminum. Tidak perlu panik. Masyarakat perkotaan saya yakin nggak panik,” terangnya.

Bupati menambahkan untuk vaksin Moderna sebenarnya memang diperuntukkan usia 18 sampai 40 tahun. Yang terlalu tua di atas 50, sebenarnya tetap menggunakan Sinovac yang efeknya lebih ringan.

Akan tetapi, hal itu tak jadi masalah ketika semuanya divaksin Moderna lantaran tingkat keampuhannya justru lebih tinggi.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua