JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Ribuan Calon Jemaah Haji Galau 2 Tahun Gagal Berangkat, Kemenag dan DPR RI Terjun Beri Penjelasan. Ternyata Ini Kendala Utamanya!

Ilustrasi jemaah haji / pixabay

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jajaran Kantor Kementrian Agama RI bersama Komisi VIII memberikan penjelasan ihwal batal berangkat haji 1442 H atau tahun 2021.

Tak hanya persoalan pandemi, pembatalan haji tahun ini juga disebabkan kendala izin dari pemerintah Arab Saudi.

Hal itu terungkap saat dilakukan penjelasan oleh Kemenag RI dan anggota Komisi VIII DPR RI di Karanganyar, Jumat (3/9/2021).

Sosialisasi dilakukan untuk meredakan keresahan dan kegalauan ribuan calhaj yang sudah 2 tahun gagal berangkat.

Hadir dalam kesempatan itu Anggota Komisi VIII DPR RI Paryono, Kepala Kemenag Karanganyar Wiharso, Perwakilan IPHI Jateng Muh Sa’idun dan Plt Dirjen PHU Kemenag Jateng Khoirizi H Dasir.

Baca Juga :  Sejarah, Siswa Jenius Asal SMAN 1 Sragen Ahmad Aziz Habibulloh Pecahkan Rekor MURI. Raih 120 Penghargaan Selama Setahun Pandemi

Di hadapan tokoh masyarakat dan perwakilan calhaj yang hadir, Khoirizi mengatakan pemerintah perlu menyampaikan secara langsung penyebab pembatalan naik haji tahun ini.

Selain melindungi ribuan jemaah dari kemungkinan terjangkit Covid-19 maupun variannya, pemerintah Indonesia juga terhalang izin dari pemerintah Arab Saudi.

“Berdasarkan pertimbangan tersebut, Pemerintah Indonesia menunda keberangkatan jamaah haji tahun 2021. Di samping itu, akibat pandemi Covid-19 ini pemerintah Arab Saudi juga belum mengundang Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman bersama tentang persiapan penyelenggaraan haji tahun 1442 H atau tahun 2021,” paparnya.

Baca Juga :  Safari Politik DPD Partai Golkar Karanganyar, Sowan DPC Partai Gerindra. Ilyas: Kami Sahabat Bukan Sekedar Teman Biasa

Ia menjelaskan sejauh ini otoritas di Arab Saudi belum membuka akses bagi WNI maupun warga dunia untuk menjalankan rukun Islam kelima itu selama pandemi.

Alasannya belum siapnya Arab Saudi memberikan pelayanan maksimal ke jemaah kaitannya penanganan Covid-19.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua