JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

24.709 Peserta Seleksi CPNS Kemkumham Jateng Ikuti SKD Mulai Hari Ini. Kakanwil: Kalau Ada yang Menawarkan Meluluskan, Itu Penipu!

Kakanwil Kumham, A Yuspahrudin. Foto/Wardoyo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 24.709 peserta seleksi CPNS atau CASN Kementerian Hukum dan HAM untuk wilayah Jawa Tengah mengikuti ujian SKD, mulai hari ini.

Pihak Kanwil Kemkumham menegaskan proses seleksi CAT SKD digelar transparan dan dijamin bersih tanpa ada permainan serta KKN.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A Yuspahruddin menyampaikan agar peserta tidak tergiur dengan tawaran oknum yang mengaku bisa membantu meloloskan karena itu hanya modus untuk menipu.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) itu dilakukan terpusat di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dimulai hari ini.

“Ini harus bersih. Dan kami jamin bersih. Ya itu tadi, jangan sampai peserta ini karena keinginannya yang luar biasa untuk menjadi Pegawai Negeri. Akhirnya mencari-cari tempat untuk bisa membayar (calo),” tegasnya kepada media, Selasa (19/10/2021).

Yuspahruddin berharap para peserta atau keluarganya tidak mencoba untuk menyuap dan sebagainya agar lulus dalam seleksi kali ini.

Serta terjebak oleh oknum atau orang yang tidak bertanggungjawab yang menjanjikan bisa membantu atau meluluskan.

Baca Juga :  Breaking News: Diawali Ledakan, Gudang Sembako dan Pakaian Bekas untuk Bantuan di Kepatihan Solo Terbakar

“Saya juga berharap bahwa peserta tes ini tidak berharap-harap dengan uang itu (upaya KKN). Jangan misalnya supaya bisa masuk nanti mencari-cari tempat untuk membayar uang”, harapnya

Sebaliknya kalau ada yang menawarkan bisa diterima dengan cara membayar uang, ia memastikan hal itu adalah penipu.

“Jadi saya harus memastikan bahwa kalau ada yang menawarkan, boleh jadi itu petugas Kementerian Hukum dan HAM, barangkali juga ada orang lain, kalau ada yang menawarkan diri bisa memasukkan (meluluskan) tes ini berarti dia itu penipu,” tegasnya menambahkan.

Para peserta seleksi CPNS Kemkumham saat mengikuti SKD, Selasa (19/10/2021). Foto/Wardoyo

Selain itu, dalam pelaksanaan seleksi kali ini, Kanwil Kemenkumham Jateng bersama UNNES menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat serta memberikan perlakuan khusus bagi kaum rentan dan penyandang disabilitas.

“Kita menerapkan protokol kesehatan. Jadi mulai dari depan mereka harus cuci tangan. Kita siapkan hand sanitizer, jaraknya pun mereka diatur untuk menunggu ini (waktu seleksi) semuanya diatur. Kemudian masuk pun harus bawa surat keterangan antigen,” jelas Yuspahruddin.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Capai 84%, Gibran Optimis Februari Selesai

“Kita juga punya ruangan khusus untuk disabilitas dan ibu-ibu hamil. Yang hamil kita tidak arahan naik ke lantai dua atau tiga, tapi dia di lantai satu. Selain itu kita beri ruangan khusus disabilitas,” sambungnya.

Kakanwil juga menginformasikan, SKD akan diikuti oleh 24.709 peserta yang telah lebih dulu lulus seleksi administrasi.

SKD akan berlangsung selama 16 hari, mulai 19 Oktober sampai dengan 04 November 2021.

Ratna Dwi Lestari. Foto/Wardoyo

Setiap harinya, seleksi akan berlangsung dalam 3 sesi. Dimana masing-masing sesi akan diikuti oleh 505 orang peserta.

Adapun formasi pegawai yang dibutuhkan untuk wilayah Jawa Tengah sebanyak 598 orang. Didominasi untuk formasi Penjaga Tahanan.

Kepala Rupbasan Surakarta, Ratna Dwi Lestari mendukung pernyataan Kakanwil Jawa Tengah dalam pelaksanaan penerimaan CASN 2021.

“Kita harap CASN yang lolos adalah orang-orang terbaik, nantinya menjadi Insan Pengayoman yang berprestasi serta menerapkan value PASTI dan BERAKHLAK,” ujarnya. Wardoyo

Bagi Halaman