JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

3 Emak-Emak di Sragen Cerita Kerasnya Perjuangan Bimbing Anak Belajar Online di Rumah. Agustina Wiludjeng Sebut Pahlawan di Masa Pandemi!

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wiludjeng Pramestuti saat berinteraksi dengan 3 ibu muda kader PDIP di Sragen yang menceritakan perjuangannya mendampingi anak belajar online selama pandemi di acara pendidikan politik PUAN di Gedung Kartini, Minggu (24/10/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masa pandemi yabg berlangsung hampir dua tahun dinilai telah berdampak signifikan terhadap sektor pendidikan.

Tak hanya bagi sekolah dan guru, pembelajaran jarak jauh (PJJ) lewat online juga menghadirkan kisah perjuangan tersendiri bagi ibu-ibu yang memiliki anak kecil usia sekolah.

Seperti perjuangan tiga ibu-ibu di Sragen saat mengisahkan bagaimana perjuangan mereka mendampingi anak dalam mengikuti pembelajaran online.

Kisah itu terungkap ketika mereka hadir di acara pendidikan politik bagi kader perempuan PDIP Sragen oleh DPD PDIP Jateng di Gedung Kartini, Sragen, Minggu (24/10/2021) pagi.

Baca Juga :  Hasil Swab 149 Warga di 2 Kecamatan Kontak Erat dengan Keluarga Positif Covid-19 di Gemolong Sragen Akhirnya Keluar. Jangan Kaget!

Ketiga emak-emak itu diminta tampil di depan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI asal PDIP dari Dapil Jateng IV, Agustina Wiludjeng Pramestuti.

Selanjutnya mereka diberi kesempatan untuk menceritakan perjuangan mereka selama pandemi. Yang pertama, Enik asal Tangkil Sragen.

Di hadapan Agustina, ibu muda yang memiliki usaha warung itu mengaku terpaksa harus menyempatkan waktu untuk mendampingi anaknya belajar daring sambil menunggu warung.

Hal itu dilakukan agar anaknya tidak ketinggalan pembelajaran dari sekolah. Bahkan kadang aktivitas bimbingan itu ia lakukan sambil melayani pembeli.

Baca Juga :  Taufik Hidayat, Hariyanto Arbi Hingga Joko Supriyanto Tampil di GOR Billy Beras Sragen. Ramaikan Perang Bintang Legend

“Anak saya usia 7 tahun kelas 2 SD. Karena belajarnya online pakai HP, ya saya selalu dampingi. Kadang di sela-sela melayani pelanggan, saya sambi bantu mengerjakan tugas dari guru. Saya ikutkan bimbingan les dari sekolahan juga,” ujarnya.

Cerita perjuangan kedua datang dari ibu muda asal Jurangjero, Karangmalang bernama Yuli.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua