JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

APBD Wonogiri 2022 Defisit 98 Miliar, RAPBD Akhirnya Disahkan Jadi Perda APBD

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek. Joglosemarnews.com / Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wonogiri 2022 tercatat defisit sebanyak Rp95.438.977.152.

Jumlah ini tertera dalam Rancangan APBD (RAPBD) setelah evaluasi Gubernur Jateng. Selanjutnya digelar rapat paripurna untuk mendengar jawaban para anggota dewan di DPRD Wonogiri, Senin (29/11/2021).

Setelah semua anggota menyetujui akhirnya Raperda APBD disahkan menjadi Perda APBD. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Wonogiri Sriyono.

Baca Juga :  Mungkinkah Serapan Dana Desa di Wonogiri Bisa 100 Persen? Ingat! 40 Persen Dana Desa Digunakan untuk BLT DD

Berdasarkan ringkasan APBD Kabupaten Wonogiri Tahun anggaran 2020 setelah dievaluasi Gubernur Jawa Tengah, jumlah pendapatan sebanyak Rp2.198.134 332 793. Sedangkan total belanja ada Rp2.293.573.309.945. Jumlahnya defisit sebanyak Rp95.438.977.152.

Usai menghadiri rapat paripurna Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri akan menutup defisit tersebut. Namun penghitungannya masih menunggu laporan kegiatan APBD 2021 rampung.

Baca Juga :  Yuk, Nikmati Kuliner Sembari Menikmati Indahnya Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri

“Bantuan keuangan pusat dan provinsi berapa nanti baru berhitung. Itu defisit pada tahun berjalan,” jelas Bupati.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua