JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Breaking News: Kecelakaan Maut Beruntun 3 Kendaraan di Kacangan Sumberlawang Pagi Ini, Bus Rela dan 2 Mobil Ringsek. Polisi Sebut Korbannya Banyak

Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ihsanudin saat melakukan cek TKP lokasi kecelakaan maut di Kacangan Sumberlawang Sragen, Kamis (11/11/2021) pagi ini. Korban tewas diperkirakan lebih dari satu orang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Solo-Purwodadi tepatnya di depan SD Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021) pagi ini.

Kecelakaan mengerikan itu melibatkan sebuah bus Rela jurusan Solo-Purwodadi dan dua mobil sedan jenis Innova dan Mobilio.

Data sementara, kecelakaan disebut banyak membawa korban. Jumlah korban meninggal dipastikan lebih dari satu orang dan selebihnya luka.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kecelakaan beruntun itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kecelakaan melibatkan Bus Rela M Boxs bernopol AD 7147 QA. Kemudian mobil Kijang Innova K 8835 GC dan mobil
Honda Mobilio AB 1404 UN.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Sragen 13,83 % Masih Lampaui Provinsi Jateng. Bupati Genjot Program Desa Tumis, Tahun Ini 3 Desa

“Kejadiannya barusaja. Ada Bus Rela dan dua mobil Innova dan Mobilia. Belum tahu kronologinya. Saat saya tiba tadi kondisinya sudah ramai, mobil ringsek dan bus terkapar di jalan. Infonya korbannya banyak,” ujar Yanto, salah satu warga ditemui di lokasi kejadian.

Ketua PMI Sragen, dr Ismail membenarkan adanya kecelakaan beruntun dan memakan korban di Kacangan tersebut.

Dari data sementara yang masuk ke PSC dan PMI, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan dengan korban lebih dari satu orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Nggak Nyangka, Pencipta Lagu Rewel Gaya Sragenan yang Enak Buat Jogetan Ternyata dari Desa Ngarum

“Ini tim masih kita terjunkan untuk melakukan assesment dan backup medis. Kemudian armada ambulans kita kerahkan juga untuk membantu proses evakuasi korban,” ujarnya singkat.

Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ihsanudin juga tampak berada di lokasi kejadian. Ia belum bisa memberikan keterangan lantaran fokus sementara adalah evakuasi korban.

“Sebentar Mas, saya belum bisa beri keterangan. Korbannya banyak sementara fokus evakuasi dulu,” ujarnya. Wardoyo

Bagi Halaman