JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Baik, Dirut CV MSB Sugiyono Sampaikan Tagihan Rp 888 Miliar untuk 2.642 Mitra Akan Dibayar Dalam 6 Termin. Sumber Dananya dari Bisnis Ini!

Puluhan mitra CV MSB terharu menyambut putusan bebas Dirut CV MSB di PN Sragen, Selasa (27/4/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pihak CV Mitra Sukses Bersama (MSB) Sragen selaku pengelola investasi semut rangrang menyampaikan kewajiban tagihan ke mitra sebesar Rp 888,729 miliar akan dibayarkan dari sumber dana bisnis sembako.

Pembayaran akan dilakukan bertahap sebanyak 6 termin dengan target maksimal terbayarkan 6,5 tahun.

Hal itu terungkap dalam perjanjian damai yang tertuang di PKPU dan sudah diputuskan oleh Pengadilan Niaga Semarang belum lama ini.

Kuasa hukum Dirut CV MSB (Sugiyono), Pardiman mengatakan tagihan berdasarkan perjanjian perdamaian yang disepakati oleh kreditur bersama CV
Mitra Sukses Bersama dan Sugiyono sebagai termohon, tagihan Rp 888 miliar itu nantinya akan dibayar melalui sumber pendanaan baru.

Baca Juga :  Dapat Restu Bupati, 60 Desa di Sragen Buka 118 Lowongan Seleksi Pengisian Perangkat Desa. Harus Digelar Maksimal 2 Bulan!

Yakni dari bisnis sembako dan kebutuhan dasar lainnya yang dikelola dengan sistem kememberan yang dijalankan oleh PT. Komunitas Mitra Sejahtera Bakti Indonesia.

Bisnis sembako itu sudah berbadan hukum dengan No pengesahan Akta Perseroan : AHU-0034080.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 19 Februari 2020 dan NPWP: 94.387.235.8-528.000.

Dalam usaha tersebut, Sugiyono tercatat sebagai Direktur dengan komisaris Eni Nurhidayati.

“Nantinya sumber pendanaan untuk membayar berasal dari bisnis sembako di bawah PT KMSBI yang dipimpin Pak Sugiyono,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (22/11/2021).

Adapun skema pembayaran ke kreditur atau mitra, nantinya akan dilakukan secara bertahap. Untuk kreditor separatis yakni Bank BNI 46, akan dilakukan setelah 10 bulan atau graceperiod 10 (sepuluh) bulan setelah putusan homologasi.

Baca Juga :  Jadi Sorotan, 2 Tambang Galian C Ilegal di Gondang Sragen Diminta Ditutup. Ketua Komisi III: Jangan Sampai Jatuh Korban!

“Untuk kreditur dengan cara diangsur selama 2 (dua) bulan dengan cicilan sebesar Rp 50 juta pada tanggal 30 September 2022 untuk bulan pertama, dan Rp. 50.308.638,- pada tanggal 30 Oktober 2022 untuk bulan kedua,” terangnya.

Sementara, untuk skema pembayaran ke mitra akan dilakukan secara bertahap. Pardiman menyebut pihak Sugiyono sudah menyanggupi akan membayar paket kemitraan kepada kreditur Konkuren sebesar Rp 1,5 juta untuk setiap paketnya atau 100% modal yang terhenti dalam kemitraan MSB.

Kemudian ditambah dengan Rp. 15.000, setiap paketnya atau 1% yang dibayarkan pada termin pembayaran ke-6.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua