JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Mencicipi Menu Wabin Bakery Aneka Kue dan Pizza Bikinan Warga Binaan Rutan Wonogiri, Tanpa Pengawet Kualitas Berani Diadu

Pembuatan kue
Proses pembuatan kue Wabin Bakery di Rutan Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Siapa bilang warga binaan rumah tahanan (rutan) minim kreativitas? Buktinya di Rutan Kelas II B Wonogiri ini para warga binaan penghuninya punya segudang hasil karya berkualitas tinggi bernilai komersial.

Beragam ketrampilan memang diajarkan di Rutan Wonogiri. Sebut saja bengkel modifikasi mobil, pembuatan mebel modern memanfaatkan barang limbah, pembuatan handycraft, pertukangan, pertanian, aneka souvenir, menjahit, sampai urusan boga alias kuliner.

Nah, kali ini yang ditampilkan adalah salah satu ketrampilan dari warga binaan Rutan Wonogiri, yakni kuliner, khususnya industri aneka kue. Sudah ada merknya loh, Wabin Bakery, Wabin merupakan singkatan warga binaan.

JOGLOSEMARNEWS.COM dan sejumlah wartawan diperkenankan meliput proses pembuatan aneka kue tersebut secara langsung, Rabu (3/11/2021). Ada pizza, krumpul, donat, kue semir.

Baca Juga :  Belum Ketemu, 1 Orang Kalap di Siraman Kahyangan Tirtomoyo Wonogiri, Korban Warga Bangsren Makamhaji Kartasura

Ada icip-icipnya juga. Soal rasa, bolehlah sedikit berpromosi, dijamin mantul alias mantab betul. Bisa diadu dengan produk yang beredar di pasaran.

Satu lagi yang menjadikan produk kue warga binaan Rutan Wonogiri terasa spesial. Yakni tidak ada pengawet apapun yang digunakan. Memang kue akan tidak tahan lama. Tapi jusru disitu kelebihannya, kue selalu dibuat baru, hangat, betul-betul fresh from the oven.

Salah satu koki andalan Rutan Wonogiri, Joko mengatakan, bahan baku dipilih yang benar-benar berkualitas. Ini penting pasalnya menjadi hal pokok dalam menciptakan kue bermutu nantinya. Selain itu proses pembuatan kue mulai dari pengadonan hingga pengemasan bahkan peralatan memasak yang digunakan dijamin higienitasnya. Khusus hal ini Rutan Wonogiri menggandeng dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Wonogiri.

Baca Juga :  Segini Jumlah Kasus HIV AIDS Sejak 2001, Sepertiga Lebih Penderita Sudah Meninggal

“Semua kue buatan kami tanpa tambahan bahan pengawet apapun. Memang konsekuensinya tidak tahan lama, paling dua atau tiga hari. Tapi sisi positifnya, kue kami selalu baru, fresh,” ungkap Joko.

Kue produksi warga binaan Rutan Wonogiri sudah banyak dipesan baik online maupun offline. Pesanan banyak pula yang datang dari instansi pemerintah. Biasanya mereka memesan kue untuk snack atau oleh-oleh tamu.

“Ini kebetulan kami mengerjakan pesanan dari beberapa kantor kecamatan,” beber pria berbadan besar ini.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com