JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Muhammadiyah Kabupaten Sragen Gelar Vaksinasi Massal 3.000 Dosis. Terbuka untuk Umum, Simak Persyaratannya!

Jajaran petinggi Muhammadiyah Sragen saat berpose bersama dengan Muspika dalam kegiatan vaksinasi massal Muhammadiyah untuk Semua di RS PKU Muhammadiyah Masaran, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Program vaksinasi covid-19 dengan tajuk Vaksinasi Massal Muhammadiyah untuk Semua kembali digelar untuk masyarakat di Sragen.

Vaksinasi covid-19 yang diselenggarakan oleh Tim Mentari MPKU PP Muhammadiyah didukung oleh USAID, Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sragen itu digelar terbuka untuk umum.

Sebanyak 3.000 dosis vaksin disediakan untuk masyarakat yang belum disuntik vaksin. Vaksinasi itu digelar secara bertahap oleh RSU PKU Muhammadiyah Sragen.

Baca Juga :  Breaking News: Pulang Latihan Silat, 2 Siswi di Gesi Sragen Terseret Arus Sungai Pleret. Satu Hilang, Satunya Lolos dari Maut

Dalam sambutannya, perwakilan dari MPKU PP Muhammadiyah Sragen, dr Ekorini Listiowati mengatakan program vaksinasi itu digelar dengan tujuan mendukung program percepatan vaksinasi covid-19 nasional melalui akses yang lebih merata.

Vaksinasi digelar secara terbuka untuk masyarakat. Ia menguraikan persyaratan dan link daftar vaksinasi disampaikan secara detail pada akun Instagram @rsupkumuhammadiyahsragen.

Jika ingin mendapatkan vaksinasi covid-19 setidaknya setiap peserta harus berusia di atas 12 tahun.

Untuk persyaratannya cukup membawa E-KTP saja untuk 18 tahun ke atas.

Baca Juga :  Diprotes 2 Wali Murid, Tarikan Pagar Rp 280.000 di SMPN 2 Tanon Akhirnya Ambyar. Komite Langsung Kembalikan Uang Iuran

“Tetapi bagi peserta yang masih berusia 12 16 tahun bisa menggunakan fotokopi Kartu Keluarga sebagai persyaratannya,” paparnya Selasa (2/11/2021).

Vaksinasi massal di RS PKU Muhammadiyah. Foto/Wardoyo

Kemudian dipastikan tidak terkena virus covid-19 selama 3 bulan terakhir, dan tetap dalam kondisi yang sehat.

Ekorini mengimbau setiap peserta untuk memastikan dalam kondisi sehat. Yakni tidak dalam keadaan batuk, flu hingga demam saat ingin mendaftar vaksinasi covid-19.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua