JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Solusi Atasi Banjir Mungkung, Ruas Jalan Mungkung-Pungkruk Kini Dinaikkan Hingga 1 Meter dan Diperlebar Jadi 9 Meter

Proyek rekonstruksi dan peninggian jalan di ruas Mungkung-Pungkruk untuk mengatasi banjir yang kerap menggenangi dan menghambat lalu lintas di ruas itu. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Musibah banjir yang selalu menggenangi ruas jalan di Mungkung, Jetak, Sidoharjo, dipastikan tidak akan terjadi lagi.

Pasalnya jalan tersebut kini tengah diperbaiki dengan cara diperlebar dan ditinggikan. Ketinggian jalan bakal dinaikkan hingga 80 sampai 1,1 meter dan lebar jalan ditambah hingga 9 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sragen, Marija mengatakan perbaikan atau rekonstruksi jalan itu dilakukan antara ruas Jembatan Mungkung sampai dekat Pungkruk.

Baca Juga :  Innalillahi, 25 Guru dan 21 PNS di Sragen Meninggal Dunia Terpapar Ganasnya Covid-19. Simak Pesan Menyentuh Bupati Saat HUT PGRI dan Korpri

Rekonstruksi dilakukan dalam rangka mengatasi problem banjir luapan Sungai Mungkung yang selama ini sering menggenangi ruas jalan itu acapkali hujan deras mengguyur.

“Selama ini kalau hujan deras dan banjir kan jalan Mungkung menuju Pungkruk itu terputus nggak bisa dilewati karena tergenang. Setelah kita analisa dan kita rencanakan dengan matang, solusinya peninggian jalan dan sekarang sedang dikerjakan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (11/11/2021).

Menurutnya peninggian jalan diyakini bisa menjadi solusi untuk banjir yang hampir tiap tahun terjadi di ruas jalan Mungkung-Pungkruk.

Baca Juga :  Diterjang Banjir, Ratusan Lahan di Plupuh Sragen Tergenang Mirip Lautan. Jalan Ndari-Karungan Terputus, Puluhan Pengendara Balik Kanan

Selama ini, ketinggian banjir bisa mencapai 80 sentimeter sehingga kerap menghambat lalu lintas karena jalan tak bisa dilalui kendaraan.

Padahal jalur itu menjadi akses utama dari Sragen maupun Surabaya menuju Solo.

“Jadi kalau sudah ditinggikan, nanti meskipun hujan deras atau banjir, jalan tetap bisa dilewati. Karena ketinggiannya kita naikkan sekitar 80 sentimeter,” urainya.

Kepala DPUPR Sragen, Marija. Foto/Wardoyo
Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua