JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tamu Nyumbang Lagu Dikepruk Gelas dan Dilempar Kursi di Hajatan Campursari, Satu Pelaku Ditangkap. Dua Orang Masih Diburu

Pemuda asal Mojokerto, Kedawung, Sragen terpaksa menjalani perawatan intensif usai jadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda saat menyanyi di acara hajatan pernikahan tetangganya, Sabtu (2/10/2021) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus keributan di hajatan campursari di Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen beberapa waktu lalu resmi dirilis Polres Sragen.

Polisi akhirnya menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menimpa seorang tamu undangan itu.

Ketiga tersangka dinyatakan bersalah usai mengeroyok tamu bernama Rahmad Ali Sodikin (21) asal Dukuh Nglaban RT 05/2, Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen.

Dalam insiden berdarah tersebut, pemuda itu dipukuli bertubi-tubi, kepalanya dikepruk pakai gelas dan piring hingga dilempar kursi oleh para tersangka.

Kapolsek Kedawung, AKP Sutomo mengungkapkan Satreskrim sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut. Satu tersangka sudah diamankan sedang dua lainnya dalam pengejaran alias DPO.

Baca Juga :  Terlalu Nikung, Pemotor Scoopy Gasak Pondasi Rumah dan Tewas Mengenaskan di Kragilan Gemolong

“Saat ini kasus itu sudah dalam penanganan. Pelaku kita lakukan proses penindakan hukum. Ada 2 tersangka DPO yang saat ini masih dalam pengejaran. Dan satu orang tertangkap,” papar Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Aiptu Mualim dan Kasi Humas AKP Suwarso, saat memimpin konferensi pers di Mapolres Selasa, (16/11/2021).

Tersangka yang berhasil diamankan diketahui bernama Bambang Irawan alias Ndandel (46).

Pria yang berprofesi sebagai pekerja proyek bangunan itu diketahui beralamat di Gangin, Weru, Sukoharjo.

Baca Juga :  Pimpin SOIna, Sekda Sragen Siap Ikhlaskan Tunjangan TPP Rp 10 Juta untuk Pembinaan. Sebut Kerja Kemanusiaan

Kanit Reskrim menguraikan insiden berdarah itu terjadi pada Sabtu (2/10/2021) silam sekitar pukul 20.30.WIB. Lokasi kejadian ada di pesta hajatan salah satu warga di Dukuh Batu Kidul, Mojokerto, Kedawung, Sragen.

Pengeroyokan terjadi pukul 20.30 WIB. Bermula ketika korban menghadiri undangan di hajatan tempat saudaranya atau rekannya.

Pada saat korban menyumbangkan sebuah lagu, di tengah menyanyikan lagu kemudian ada keributan di sebelah panggung.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua