JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisruh Seleksi Perdes Sragen Diadukan ke Presiden, Bupati Blak-Blakan Akui Banyak Terima Aduan Ada LPPM yang Ini dan Ini Bisa Dikondisikan!

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengisyaratkan akan melakukan evaluasi kerjasama dengan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) universitas.

Evaluasi dilakukan menyusul banyaknya aduan soal nilai dan kinerja LPPM sebagai pihak ketiga pelaksana ujian seleksi perangkat desa (Perdes).

Hal itu disampaikan menyikapi polemik seleksi Perdes di beberapa desa yang memicu protes peserta karena dinilai sarat ketidakberesan.

“Makanya itu (LPPM) akan jadi bagian untuk kota evaluasi. Dari awal saya sampaikan LPPM yang sudah kerjasama dengan Pemda agar betul-betul melaksanakan secara obyektif. Saya banyak aduan juga,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , di sela tinjauan vaksinasi di SDN 12 Sragen, Sabtu (18/12/2021).

Bupati menguraikan Pemkab sebenarnya selalu mengawasi pelaksanaan seleksi untuk memastikan pelaksanaan sesuai prosedur.

Sejauh ini, ia juga mengaku banyak menerima aduan soal pelaksanaan seleksi Perdes.

Baca Juga :  Sejarah, Upacara Hari Jadi Sragen Pakai Bahasa Jawa Halus. Kepala Disdik Bacakan Riwayat Sejarah Berdirinya Sragen

Bupati menyebut aduan yang masuk mayoritas didominasi soal nilai dan indikasi-indikasi LPPM yang dikondisikan.

“Aduannya banyak mengatakan (LPPM) yang ini bisa dikondisikan dan ini bisa dikondisikan. Nah kita selalu melakukan investigasi setiap kali ada aduan. Semoga saja semua orang dan semua pihak mau menjaga integritas,” terangnya.

Selain LPPM, Bupati Yuni menyebut aduan yang masuk juga seputar penilaian. Tak hanya nilai ujian tertulis dari LPPM, nilai prestasi utamanya dari konversi sertifikat juga banyak dikeluhkan.

“Sertifikat ini kok dapat poin, ini kok tidak. Lalu nilai ujian juga, dan sebagainya,” ujarnya.

Aduan itu selama ini diterimanya via pesan WA ke nomor pribadinya. Salah satu aduan yang masuk dari pelaksanaan seleksi Perdes di Gabus Ngrampal, Padas Tanon dan beberapa lainnya.

Jika masuk ke WA, ia langsung memerintahkan untuk dilakukan pengecekan dan ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Anak Jadi Polisi, Bapak Dapat Bantuan Bedah Rumah BSPS. Begini Penjelasan Kades di Sambungmacan Sragen!

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menegaskan jika hanya sekadar aduan tanpa ada tertulisnya, maka tidak akan ditindaklanjuti.

Karenanya ia meminta jika memang ada permasalahan, sebaiknya peserta atau pihak yang menemukan indikasi, bisa mengadu secara tertulis ke Pemkab. Tentunya dengan disertai dasar dan bukti yang kuat.

“Kalau hanya sekadar aduan tidak akan kita tindaklanjuti. Selama itu tidak dalam wujud surat tertulis,” tandasnya.

DPRD Isyaratkan Panggil LPPM

Terpisah, Ketua DPRD Sragen, Suparno mengaku juga sudah menerima surat aduan terkait dugaan kejanggalan pelaksanaan seleksi Perdes di Sragen.

Surat aduan itu diterima di mejanya beberapa hari lalu. Surat aduan itu datang dari para peserta seleksi di salah satu desa di Kecamatan Ngrampal.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua