JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dibuka, 20 Gerai Layanan Perizinan hingga Layanan SIM di Mall Pelayanan Publik. Capaian Investasi ke Karanganyar Sudah Rp 1,8 Triliun

Ilustrasi grafik investasi. Pixabay

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah investasi yang masuk ke Kabupaten Karanganyar hingga triwulan ketiga tahun 2021 tercatat mencapai Rp 1,8 triliun.

Meski demikian, angka itu dinilai belum mencakup seluruh aliran investasi yang masuk. Sebab diyakini masih banyak perusahaan dan penanam modal yang kurang patuh untuk melaporkan data investasinya ke Pemkab.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Timotius Suryadi kepada wartawan di sela soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP).

Baca Juga :  Bupati Juliyatmono: Karanganyar Kehilangan Sosok Besar Rohadi Widodo

“Yang tercatat di RPJMD, targetnya Rp 2 triliun pada tahun ini. Hingga triwulan ketiga sudah mencapai Rp 1,8 triliun. Namun itu berdasarkan laporan yang masuk. Masih banyak kegiatan penanaman modal yang tidak dilaporkan ke Dinas,” paparnya kepada wartawan belum lama ini.

Timo menguraikan semua usaha idealnya terdaftar di Online Single Submission (OSS), di mana pengusaha mikro, kecil, menengah, maupun pengusaha besar bisa mengajukan permohonan izin usaha.

Baca Juga :  Kasus Melandai, Boyolali Zero Kasus Covid-19 dalam Seminggu Terakhir

Dari situ, pemerintah daerah dapat memantau realisasi investasi yang termutakhirkan tiap saat melalui sistem National Single Window for Investment (NSWI).

Timotius meyakini data investasi yang tersaji dalam sistem bukanlah riil lapangan. Sebab, masih banyak pemilik modal dan perusahaan kurang patuh mengirim laporan aktivitas penanaman modalnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com