JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Jauh-jauh Dibonceng Jakarta-Magelang, Wanita Bekasi Ini Hanya untuk Dibunuh Sang Pacar

Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Jauh-jauh boncengan sepeda motor dari Jakarta ke Magelang bersama pacarnya, ujung-ujungnya wanita berinisial RY (48) ini akhirnya dibunuh.

Pelaku biadab itu tak lain tak bukan sang pacar sendiri, dengan cara membukul kepalanya dengan batu runcing, lalu menghanyutkannya ke Sungai Bolong.

Korban ditemukan meninggal di Sungai Bolong, Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Menurut polisi, mayat perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh pacarnya, MB (41) warga Desa Dawung, Tegalrejo, Kabupaten Magelang yang bekerja sebagai kuli bangunan di Jakarta.

Kapolres Magelang, Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan motif tersangka MB melakukan pembunuhan karena korban yang terus menuntut dinikahi.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut, 2 Remaja di Gresik Tewas Tergencet Truk yang Bertabrakan Hebat. Motor Remuk Korban Bersimbah Darah

“Korban dengan tersangka sudah menjalin hubungan 1 tahun lamanya, berkenalan lewat facebook. Awalnya, korban dan tersangka datang ke Magelang untuk liburan  mengingat di sini banyak objek wisata,  kebetulan juga tersangka ini warga sini (Magelang),” ujarnya saat konfrensi pers, Rabu (9/3/2022).

Menurut Kapolres, pada  Rabu (23/2/2022) pagi, tersangka menghubungi korban dan mengajaknya pergi ke Magelang.

Siang harinya, tersangka mendatangi rumah korban lalu keduanya pergi ke Magelang dengan motor korban.

“Jadi, mereka (korban dan tersangka) dari Jakarta ke Magelang naik motor korban. Pada Kamis (24/2/2022) tersangka dan korban tiba di Magelang dan langsung ke Candi Borobudur, kemudian keduanya menginap di Hotel di Secang,” tuturnya.

Baca Juga :  Dalam Kondisi Linglung, Seorang Wanita Tiba-tiba Melompat dari Jembatan Jagir Surabaya. Seperti Ini Nasibnya

Lalu, pada Jumat (25/2/2022) sekitar pukul 07.00 WIB, tersangka mengajak korban ke Sungai Bolong di Dusun Tumbu,  Desa Purwodadi, Kecamatan Tegalrejo untuk mandi.

Namun korban tidak mandi hanya cuci muka karena dingin.

“Di sini tersangka sudah berniat membunuh korban namun batal karena korban tidak jadi mandi. Kemudian, korban dan tersangka melanjutkan perjalanan ke Taman Kyai Langgeng. Setelah, pulang dari sana tersangka mengajak korban lagi ke sungai yang sama untuk mandi, di sini  tersangka sudah merencanakan pembunuhan  kepada korban,” ujarnya.

Sesampai di sungai korban pun mandi melepas pakaian dan perhiasannya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua