JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Melonjak, PTM di Sragen Kembali Digelar 2 Shift, Kapasitas Siswa Diturunkan Jadi 50 Persen

Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan memutuskan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali dilakukan secara terbatas.

Meski siswa masih masuk setiap hari, pembelajaran dibagi dalam dua shift dengan durasi waktu dan jam pelajaran dikurangi.

Kebijakan itu dilakukan menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi di Bumi Sukowati dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu membuat status Kabupaten Sragen kembali naik ke posisi PPKM level 3.

Baca Juga :  Kerjasama dengan Oasen Belanda, Kebocoran PDAM Sragen Turun 8 %. Rob Hoffman dan Henk Van Brenk Kagumi Semangat Pegawai

Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi mengatakan dengan kondisi PPKM level 3 saat ini, pembelajaran tatap muka memang masih tetap berjalan.

Hanya saja untuk mencegah potensi penyebaran kasus, PTM terpaksa dilakukan pembatasan 50 persen kapasitas.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Motor VS Motor di Sambungmacan Malam Ini, Satu Pria Tewas di Lokasi, Satu Remaja Putri Dilarikan ke RSUD

“Kalau PTM tetap jalan tapi 50 persen. Jadi anak-anak masuk separuh-separuh. Kita buat dua shift, yang 50 persen pagi selang satu jam kita masukkan 50 persen shift kedua,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (6/3/2022).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua