JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pengurus FKKD Sragen 2022-2025 Resmi Dikukuhkan. Kades Jetak Siswanto Jadi Ketua Umum, Berikut Susunan Lengkap Pengurusnya!

Para pengurus FKKD Sragen periode 2022-2025 saat berpose bersama Bupati dan Wabup usai pelantikan di Gedung Kartini, Rabu (9/3/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengurus Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Masa bakti 2022-2025 resmi dikukuhkan oleh Bupati Sragen, Rabu (9/3/2022).

Kades Jetak, Siswanto didaulat sebagai Ketua Umum menggantikan ketua sebelumnya, Kades Gawan, Sutrisna. Di kepengurusan baru, Sutrisna kemudian didapuk sebagai dewan pertimbangan.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Gedung Kartini.

Sementara, jabatan Wakil Ketua diisi Kades Jirapan Sindu Praptono dan Kades Galeh Triyono.

Di posisi Sekretaris ada dua Kades muda, Kresna Widya Permana dari Sambi dan Tri Prasetyo Utomo, Kades Srimulyo, yang duduk di jabatan ini.

Baca Juga :  Terjerat Narkoba, 39 Warga Sragen Dijebloskan ke Penjara. Peredaran Pil Koplo Makin Memprihatinkan

Total ada 13 pengurus yang dilantik oleh Bupati. Siswanto mengatakan sebagai ketua, dirinya siap untuk menjalankan visi misi organisasi FKKD yang mewadahi kepala desa agar bisa lebih hidup.

Ia juga berharap para Kades bisa kompak dan solid serta bisa mewarnai forum Kades sehingga bisa mandiri, berintegritas dan punya kreativitas.

“Terutama dalam bidang pemerintahan. Jangan sampai ada nanti hal hal yang intinya melanggar aturan itu yang kami tekankan pada rekan-rekan kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejadian Kecelakaan di Sragen, 50 Orang Meninggal Dunia dan 600 Korban Luka. Kanit Ungkap Pemicunya Faktor Human Error

Sementara, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan selamat atas dilantiknya kepengurusan FKKD yang baru masa bakti 2022-2025.

Ia mengapresiasi keberadaan FKKD yang selama ini sudah banyak membantu menjaga kondusivitas di wilayah Sragen. Perihal adanya perbedaan pemahaman dan persepsi terhadap sebuah aturan, menurutnya hal itu wajar dalam berdemokrasi.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua