
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Mengakhiri bulan Ramadhan memasuki lebaran 1443 H, dr Iwan Setiawan Adji SP. THT KL kembali merilis lagu baru berjudul Syukur Ku. Lagu tersebut dikemas dengan irama rock bernuansa gaul anak muda.
Adapun tema lagu ciptaan sendiri tersebut menceritakan rasa bersyukur dirinya yang diusia 55 tahun masih diberi kesempatan kekuatan fisik, batin untuk menjalankan perintah Ramadhan.
Bahkan pada reff lagunya, Direktur RSUD Karanganyar itu terlihat penjiwaan yang kuat menghayati lagu tersebut.
“Iya saya bersyukur di tengah usia yang makin tua dan kompleksitas kehidupan serta tingginya dinamika irama hidup, saya masih bisa menjalankan Ramadhan hingga tuntas dan bertemu lagi dengan lebaran,” ungkap Dokter Iwan Setiawan Adji kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (6/5/2022).
Menurut pria yang akrab disapa Dokter Iwan tersebut, selama Ramadhan dirinya merilis dua lagu yakni berjudul Bulan Suci pada April lalu sedangkan lagu yang terbaru Syukur Ku yang dirilis saat lebaran Selasa (2/5/2022) lalu.
Menurut Dokter Iwan lagu berjudul Syukur Ku ini direkam disebuah studio rekaman lokal di Karanganyar yakni Rama Record. Sedangkan komposernya dirinya sendiri dengan melibatkan pemain band lokal kalangan muda.
Bahkan untuk lagu Syukur Ku itu dirinya melibatkan teman dokter yakni Dokter Satrio sebagai backing vokal sehingga merdu didengar meski genre nya musik rock.
“Saya menggarap lagu-lagu saya sendiri dengan genre warna warni ada rock, pop rock dan bahkan nanti ada lagu yang genrenya dangdut gaul seperti irama Deny Caknan agar variatif luwes bisa diterima kalangan muda,” tandas Dokter Iwan.
Dijelaskan, pada akhir 2022 ini diharapkan dua album lagu karyanya sendiri bisa rampung meskipun agak lambat karena kesibukan kerja.
Semua lagu sudah tersimpan di file secara mentah, tinggal nanti dirilis satu per satu lagu tiap bulannya melalui chanel youtube-nya yakni Doktor Music.
Dokter senior di Karanganyar itu menjelaskan, musik adalah hobinya dan musik itu penting tergantung sudut pandangnya.
“Saya melihat musik itu efektif untuk menyalurkan pesan sekaligus penting untuk optimalisasi pelayanan karena musik itu fleksibel dan komunikatif,” pungkas Dokter Iwan. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














