Beranda Umum Nasional Pengusaha Tak Bayar Upah Lembur Libur Lebaran Diancam Sanksi Pidana

Pengusaha Tak Bayar Upah Lembur Libur Lebaran Diancam Sanksi Pidana

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan dan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang / liputan6

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Para pengusaha yang mempekerjakan pekerjanya pada saat libur nasional, termasuk lembur di libur Lebaran, wajib membayar upah lembur.

Jika aturan tersebut tidak dipenuhi oleh pihak pengusaha, maka hal tersebut sudah masuk ranah pidana.

Demikian ditegaskan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan dan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang.

“Di Pasal 187 Undang-Undang Cipta Kerja bahwa pengusaha yang tidak membayar upah lembur pada hari libur resmi (pasal 85 ayat 3), dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 10 juta dan paling banyak Rp 100 juta,” kata Dirjen Haiyani di Jakarta, Kamis (5/5/2022).

Baca Juga :  Belum Sebulan Menjabat Dirjen Migas ESDM, Achmad Muchtasyar Ditendang Keluar oleh Menteri Bahlil

Haiyani mengatakan, bagi pengusaha/pemberi kerja yang mempekerjakan pekerja untuk bekerja pada hari pertama dan kedua Hari Raya Idulfitri (tanggal merah/hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah), maka pengusaha/pemberi kerja yang bersangkutan wajib membayar upah kerja lembur sesuai dengan ketentuan Pasal 78 ayat (2) UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 29 ayat (2) PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan PHK.

“Pengusaha yang tidak membayar upah kerja lembur bagi pekerja yang dipekerjakan pada hari libur nasional yang ditetapkan, dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 10 juta dan paling banyak Rp 100 juta, sebagaimana diatur dalam Pasal 187 UU Nomor 11 Tahun 2020,” pungkasnya. #liputan6

Baca Juga :  Megawati Kepada 177 Kepala Daerah dari PDIP:  Turun ke Akar Rumput atau Keluar dari Partai