JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

5 Kesamaan Fakta Kasus 2 Siswi SMP dan SMK di Sragen Melahirkan Bayi. Nomor 3 Bikin Ngelus Dada!

Ilustrasi siswi hamil. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Publik di Sragen digemparkan dengan dua kasus siswi SMP dan SMK yang baru-baru ini diketahui melahirkan bayi.

Kasus pertama, siswi kelas I SMP di Jenar yang melahirkan bayi di rumah sakit dua pekan lalu.

Tak lama berselang, kabar serupa datang dari Kecamatan Kedawung. Seorang siswi SMK juga diketahui melahirkan bayi di Puskesmas dalam waktu hampir bersamaan yakni sekitar dua pekan lalu.

Ironisnya, kasus kedua siswi itu memiliki beberapa kesamaan fakta yang memprihatinkan.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM dari berbagai sumber, kedua kasus siswi melahirkan ini memiliki 5 kesamaan fakta.

Baca Juga :  Jadi Idola Pelajar, Tabungan Simpel BPR Djoko Tingkir Sragen Sudah Capai 2.484 Rekening. Saldo Awal Cuma Rp 10.000 Mau Nabung Langsung Dijemput

Berikut fakta yang terungkap dari dua kasus itu:

1. Sama-sama berstatus pelajar

Kasus dua siswi melahirkan itu memang membuat miris masyarakat. Pasalnya keduanya diketahui melahirkan bayi dalam usia relatif masih hijau dan berstatus pelajar.

Siswi SMP di Jenar diketahui masih berusia 13 tahun, sedang siswi SMK di Kedawung berusia 16 tahun.

2. Lahirkan Bayi Laki-laki

Bayi yang dilahirkan oleh kedua siswi di Jenar dan Kedawung itu sama-sama berjenis kelamin laki-laki.

Siswi di Jenar melahirkan di rumah sakit sementara siswi di Kedawung melahirkan di Puskesmas. Menurut warga setempat, keduanya sama-sama memilih mengasuh sendiri bayi mereka bersama keluarga.

Baca Juga :  Petrokimia Gresik Gelar One Day Promotion Serentak di 50 Kios Se-Indonesia. Kenalkan 10 Produk Pupuk Andalan dari NPK hingga ZA

3. Kondisi Keluarga Kurang Mampu

Fakta miris juga mencuat dari kasus dua siswi melahirkan itu. Ternyata keduanya sama-sama berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbilang kurang mampu.

Menurut Kades di Jenar tempat domisili siswi SMP, ASD, korban berasal dari keluarga dengan ekonomi relatif kurang mampu.

Ia tinggal bersama bapak tiri, ibu kandung dan satu adiknya. Kondisi tak jauh beda juga dilaporkan terjadi pada N, siswi di Kedawung.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com