JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kerjasama dengan Oasen Belanda, Kebocoran PDAM Sragen Turun 8 %. Rob Hoffman dan Henk Van Brenk Kagumi Semangat Pegawai

Tiga delegasi Oasen Belanda, Henk Van Brenk, Pieter Cusell dan Rob Hoffman berpose bersama Dirtek Perumda Air Minum Tirtonegoro Sragen, Samuel Rudhianto dan Dirum Handoko, Jumat (24/6/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kerjasama yang dijalin PDAM atau Perumda Air Minum Tirtonegoro Sragen dengan NV Oasen Belanda dinilai efektif menekan angka kebocoran atau non revenue water (NRW).

Sejak bekerjasama tahun 2017, hingga 2022 ini angka kebocoran PDAM Sragen bisa menurun dari 38 persen menjadi 30,9 persen.

Hal itu terungkap dari hasil evaluasi pekan ketiga pendampingan kerjasama yang dilakukan tim Oasen di Perumda Air Minum Tirtonegoro Sragen, Jumat (24/6/2022).

Ada tiga delegasi Oasen yang diterjunkan memberikan pendampingan khusus perihal distribusi air dan NRW selama sepekan terakhir.

Mereka adalah Henk Van Brenk sebagai Coach Water Distribution, Rob Hoffman sebagai Coach Water Distribution bersama Pieter Cusell sebagai Coordinator WaterWorx.

Baca Juga :  Berikut Daftar Nama 53 Bakal Calon Kades yang Mendaftar di Pilkades Serentak 19 Desa Sragen. No 18 Paling Ramai!

Ditemui usai rapat evaluasi di PDAM Sragen, Hank mengaku ditugaskan untuk memberikan pendampingan bagaimana mencari dan menekan angka kebocoran air di PDAM Sragen.

Menurutnya hasil tinjauan ke lapangan, kebocoran di PDAM Sragen lebih dikarenakan kondisi perpisahan yang sudah tua dan melampaui usia pemakaian.

“Saya sudah 11 kali ke Perumda atau PDAM Sragen. Kami di sini membantu mencari kebocoran. Kalau hasil pengamatan di lapangan, masih banyak pipa-pipa yang usianya sudah tua. Perlu diganti untuk menurunkan kebocoran. Tapi memang butuh investasi yang besar,” paparnya.

Delegasi PT Oasen Belanda saat berpose dengan tim Perumda Air Minum Tirtonegoro atau PDAM Sragen, Jumat (24/6/2022). Foto/Wardoyo

Meski demikian, ia mengapresiasi progres yang sudah dicapai PDAM Sragen sejak menggandeng Oasen.

Salah satunya pemasangan pipa jaringan distribusi ke sambungan rumah (SR) pelanggan yang dulu PVC kini sudah diganti dengan pipa HDPE.

Baca Juga :  Ini Video Detik-Detik Kecelakaan Tabrak Lari Tewaskan Pegawai Dishub Sragen. Simak Polah Pengemudi Truk Usai Menabrak!

Pemakaian pipa jenis HDPE dinilai berkontribusi meminimalisasi tingkat kebocoran air. Dalam kesempatan itu, ia tak lupa mengapresiasi semangat tim di PDAM Sragen dalam menekan angka kebocoran sekalipun dengan alat yang tak secanggih di Belanda.

“Di negeri kami, memang punya alat-alat canggih. Tapi di sini (Sragen), kita juga belajar etos kerja tim sangat bagus. Dengan alat-alat sederhana, juga bisa melakukannya,” ujarnya.

Sementara, Rob Hoffman yang baru kali pertama ke Sragen menilai progress di PDAM lebih bagus dan profesional dibanding kerjasama yang pernah ditanganinya di Afrika.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com