JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pemenang Berubah, Seleksi Perangkat Desa Kalimacan Sragen Memanas. Perhitungan Nilai LPPM Untidar Diprotes Langgar Aturan

Lembar hasil perankingan dan pembobotan nilai akhir seleksi penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Kalimacan, Kalijambe, Sragen yang berbuntut protes karena rumus nilai LPPM diduga langgar aturan dan merubah komposisi pemenang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seleksi penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen memanas dan memicu protes.

Protes muncul lantaran urutan ranking pemenang dilaporkan mengalami perubahan. Adanya perbedaan perhitungan nilai ujian komputer dari pihak ketiga ditengarai merubah total nilai akhir peserta.

Protes itu terungkap saat peserta diundang ke balai desa untuk mendengar pengumuman hasil pembobotan nilai dan ranking, Selasa (7/6/2022).

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , beredar perhitungan awal versi panitia dan peserta berdasarkan score saat ujian tertulis dan komputer, ranking pertama diduduki oleh Titik Rumini disusul Qomarudin di posisi kedua.

Namun setelah turun nilai dari lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Tidar Magelang yang digandeng sebagai pihak ketiga, komposisi pemenang menjadi berubah.

Baca Juga :  Jadi Idola Pelajar, Tabungan Simpel BPR Djoko Tingkir Sragen Sudah Capai 2.484 Rekening. Saldo Awal Cuma Rp 10.000 Mau Nabung Langsung Dijemput

Titik yang semula di ranking pertama turun di posisi keempat. Sementara ranking pertama diduduki oleh Susana Mega Itsnaini yang sebelumnya di ranking 3.

Sementara Qomarudin bergeser ke ranking 3. Perubahan itu terjadi akibat penghitungan nilai ujian komputer dasar dari LPPM yang ternyata dihitung dengan sistem berbeda dari rumus di Perbup.

Dengan soal hanya 50, LPPM langsung mengalikan nilai komputer peserta dengan pengali 2. Padahal di Perbup, nilai komputer dihitung dengan rumus score ujian peserta dibagi 100 dikali 100 dikali 20 persen.

Perbedaan rumus itu ternyata berdampak pada nilai konversi dan total nilai peserta. Karena selisih nilai 4 peserta teratas terpaut sangat tipis hanya nol koma, sehingga hasil akhir pun juga bergeser.

Baca Juga :  Jalan Kaki, Calon Kuat Penantang Incumbent Pilkades Gabugan Daftar Diantar Seratusan Warga. "Insya Allah Siap!"

Sehingga sebagian peserta langsung mempertanyakan ke panitia perbedaan rumus nilai komputer yang dirasa melanggar Perbup.

“Apalagi dari awal tidak disampaikan kalau soalnya hanya 50 dan rumusnya untuk nutup 100 kenapa langsung dikalikan 2. Padahal di Perbup kan sudah ada rumusnya sendiri. Karena setelah dihitung pakai rumus di Perbup dan dihitung langsung dikali 2, hasilnya berbeda. Akhirnya ada peserta yang diuntungkan dan ada yang dirugikan,” papar salah satu peserta, Rabu (8/6/2022).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com